Pandemi dan Hilangnya Dahaga The Reds
Sabtu, 27 Juni 2020 - 06:31 WIB
loading...
A
A
A
Keberhasilan Liverpool jelas tidak bisa dilepaskan dari peran Klopp. Penunjukan Klopp sangat penting bagi kebangkitan Liverpool dalam beberapa musim terakhir. Juru taktik Jerman itu tiba di Anfield pada Oktober 2015, setelah Rodgers dipecat dan Liverpool terpuruk di peringkat ke-10 di klasemen sementara Liga Primer. Klopp tiba dengan catatan keberhasilan, setelah memimpin Borussia Dortmund meraih dua gelar Bundesliga dan final Liga Champions 2013, dan dengan reputasi untuk permainan menyerang yang serbacepat dan menekan, yang dikenal sebagai "sepak bola heavy metal".
Di bawah komando Klopp, grafik Liverpool terus meningkat. Piawai meracik strategi dan memboyong pemain-pemain yang sesuai di bursa transfer. Transaksi cerdas di pasar transfer juga menjadi kunci keberhasilannya, dengan Mohamed Salah dan Sadio Mane ditandatangani pada masa pemerintahannya. Bersama Roberto Firmino, yang tiba tak lama sebelum Klopp, ketiganya telah mencetak 211 gol sensasional dalam waktu kurang dari tiga musim (92 untuk Salah, 65 untuk Mane, dan 54 untuk Firmino).
Kedatangan kiper kelas dunia Alisson dan bek tengah Virgil van Dijk juga penting. Klopp telah pula memaksimalkan potensi pemain yang ada di klub sebelum dia tiba, termasuk gelandang Henderson—kaptennya—dan bek sayap muda Trent Alexander-Arnold. (Baca juga: Ledakan Dhsyat Guncang Iran, Diduga Situs Nuklir Militer)
The Reds perlahan mulai menunjukkan konsistensi. Hasilnya, Klopp sukses mempersembahkan Liga Champions 2018–19, Piala Super Eropa 2019, dan Piala Dunia Antarklub 2019 hingga gelar Liga Primer musim ini.
Klopp adalah satu-satunya manajer Liverpool sejak Kenny Dalglish yang meraih persentase kemenangan di atas 60%. Karenanya, Klopp yang menyaksikan pertandingan Chelsea versus Man City bersama timnya di sebuah hotel tersebut begitu emosional ketika mengetahui Liverpool menjadi juara musim ini. Secara khusus, dia mendedikasikan gelar Liga Primer kepada fans yang selalu setia mendukung tim, meski saat ini harus menyaksikan dari rumah melalui televisi. Mereka bahkan terlihat merayakan keberhasilan tim di luar Stadion Anfield.
![Pandemi dan Hilangnya Dahaga The Reds]()
“Kami harus meyakinkan orang dan itulah yang kami lakukan bersama. Ini adalah momen besar. Saya benar-benar kewalahan. Saya tidak tahu rasanya seperti ini. Ini untuk kalian (fans). Itu luar biasa. Rayakan di rumah atau di depan rumah Anda. Itu adalah sukacita," kata Klopp dilansir Dailymail.
Di bawah komando Klopp, grafik Liverpool terus meningkat. Piawai meracik strategi dan memboyong pemain-pemain yang sesuai di bursa transfer. Transaksi cerdas di pasar transfer juga menjadi kunci keberhasilannya, dengan Mohamed Salah dan Sadio Mane ditandatangani pada masa pemerintahannya. Bersama Roberto Firmino, yang tiba tak lama sebelum Klopp, ketiganya telah mencetak 211 gol sensasional dalam waktu kurang dari tiga musim (92 untuk Salah, 65 untuk Mane, dan 54 untuk Firmino).
Kedatangan kiper kelas dunia Alisson dan bek tengah Virgil van Dijk juga penting. Klopp telah pula memaksimalkan potensi pemain yang ada di klub sebelum dia tiba, termasuk gelandang Henderson—kaptennya—dan bek sayap muda Trent Alexander-Arnold. (Baca juga: Ledakan Dhsyat Guncang Iran, Diduga Situs Nuklir Militer)
The Reds perlahan mulai menunjukkan konsistensi. Hasilnya, Klopp sukses mempersembahkan Liga Champions 2018–19, Piala Super Eropa 2019, dan Piala Dunia Antarklub 2019 hingga gelar Liga Primer musim ini.
Klopp adalah satu-satunya manajer Liverpool sejak Kenny Dalglish yang meraih persentase kemenangan di atas 60%. Karenanya, Klopp yang menyaksikan pertandingan Chelsea versus Man City bersama timnya di sebuah hotel tersebut begitu emosional ketika mengetahui Liverpool menjadi juara musim ini. Secara khusus, dia mendedikasikan gelar Liga Primer kepada fans yang selalu setia mendukung tim, meski saat ini harus menyaksikan dari rumah melalui televisi. Mereka bahkan terlihat merayakan keberhasilan tim di luar Stadion Anfield.

“Kami harus meyakinkan orang dan itulah yang kami lakukan bersama. Ini adalah momen besar. Saya benar-benar kewalahan. Saya tidak tahu rasanya seperti ini. Ini untuk kalian (fans). Itu luar biasa. Rayakan di rumah atau di depan rumah Anda. Itu adalah sukacita," kata Klopp dilansir Dailymail.
Lihat Juga :