PORDI Sulsel Bakal Boyong Atlet ke Turnamen Nasional
Selasa, 02 Agustus 2022 - 20:46 WIB
loading...
Jajaran pengurus Persatuan Olahraga Domino (PORDI) Sulawesi Selatan optimis mempertahankan juara umum dalam turnamen tingkat nasional di Jakarta. Foto: SINDOnews/Syamsi Nur Fadhila
A
A
A
MAKASSAR - Persatuan Olahraga Domino (PORDI) Sulawesi Selatan (Sulsel), bakal memboyong 10 pasang atlet untuk berlaga ke turnamen di tingkat nasional pada 26-28 Agustus 2022 mendatang di Jakarta.
Ketua Pengurus Provinsi PORDI Sulsel, Andi Baso Riadi Mappasulle mengatakan, pihaknya masih sementara menyeleksi atlet-atlet yang akan dikirim. Seleksi dilakukan melalui penjaringan mulai tingkat kecamatan, kabupaten kota, hingga provinsi.
Baca juga:Lakukan Evaluasi, Tiga Ketua DPC Demokrat di Sulsel Diganti
Dari 24 kabupaten kota, sudah ada 22 daerah yang mendaftar untuk berlaga di tingkat provinsi. Kabupaten Toraja dan Toraja Utara bakal menyusul dalam waktu dekat, sementara dua kabupaten lain, yakni Bantaeng Jeneponto sudah dipastikan absen.
"Kami sudah melakukan seleksi di tingkat kabupaten kota. Alhamdulillah dari 24 kab/kota, sudah ada 22 kabupaten kota mengutus masing 10 pasang atlet terbaik untuk dikirim ke tingkat provinsi," ungkapnya.
Penjaringan di tingkat provinsi bakal digelar pada 5-7 Agustus di Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Sulsel. Ada 200 pasang atlet yang akan disaring menjadi 10 pasang.
Tak tanggung-tanggung, pihaknya menyiapkan hadiah hingga puluhan juta rupiah dan hadiah umrah bagi pemenang. Hal itu dilakukan untuk membangkitkan semangat para atlet yang akan berlaga.
"Hadiah yang kami siapkan untuk membangkitkan semangat atlet di Sulsel totalnya Rp70 juta ditambah umrah untuk satu pasang," jelasnya.
Baca juga:RSUD Andi Makkasau Gandeng Fakultas Kedokteran Unhas Maksimalkan Pelayanan
"Mudah-mudahan atlet yang kami seleksi ini bisa bertanding di tingkat nasional. Target kami di liga nasional adalah kami bisa mempertahankan juara umum yang diperoleh dari kejuaraan nasional sebelumnya," pungkas dia.
Ketua PORDI Kota Makassar, Amrullah Jaya mengungkapkan, pihaknya juga sudah menyiapkan 10 pasang atlet terbaiknya untuk berlaga di tingkat provinsi. Dia berharap, ada wakil dari Makassar yang mewakili Sulsel di liga nasional nanti.
"Kami sudah melakukan pertandingan liga 1 Makassar dan mendapat 10 pasang. Seleksinya dilakukan sebanyak 3 kali untuk betul-betul mencari atlet berkualitas terbaik. Ini yang akan kami kirim ke liga PORDI Sulsel," ungkapnya.
Pengatur Teknis Pertandingan, Sarkawi menjelaskan, pertandingan yang digelar nantinya difokuskan untuk melihat kualitas atlet. Seluruh pertandingan akan diawasi secara profesional untuk menghindari konflik.
"Semua pertandingan memakai wasit, skoringnya secara aplikasi, jadi nilai bisa detail sehingga tidak ada komplain. Bahkan kami pun sudah menyiapkan manajemen konflik untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.
Baca juga:Pemkab Maros Genjot Percepatan Penginputan Data UMKM di Aplikasi SIKP
Target besar PORDI sendiri adalah ingin terdaftar sebagai cabang olahraga dalam Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) . Event pertandingan ini pun menjadi salah satu syarat untuk masuk ke sana.
"Ini salah satu pemenuhan persyaratan, karena KONI mempersyaratkan minimal sudah melaksanakan event nasional 4 kali. Dua di antaranya minimal diikuti 10 provinsi, dan kami sudah lakukan diikuti 26 provinsi. Sekarang sudah ada 13 provinsi yang siap ikut di tingkat nasional," pungkasnya.
Ketua Pengurus Provinsi PORDI Sulsel, Andi Baso Riadi Mappasulle mengatakan, pihaknya masih sementara menyeleksi atlet-atlet yang akan dikirim. Seleksi dilakukan melalui penjaringan mulai tingkat kecamatan, kabupaten kota, hingga provinsi.
Baca juga:Lakukan Evaluasi, Tiga Ketua DPC Demokrat di Sulsel Diganti
Dari 24 kabupaten kota, sudah ada 22 daerah yang mendaftar untuk berlaga di tingkat provinsi. Kabupaten Toraja dan Toraja Utara bakal menyusul dalam waktu dekat, sementara dua kabupaten lain, yakni Bantaeng Jeneponto sudah dipastikan absen.
"Kami sudah melakukan seleksi di tingkat kabupaten kota. Alhamdulillah dari 24 kab/kota, sudah ada 22 kabupaten kota mengutus masing 10 pasang atlet terbaik untuk dikirim ke tingkat provinsi," ungkapnya.
Penjaringan di tingkat provinsi bakal digelar pada 5-7 Agustus di Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Sulsel. Ada 200 pasang atlet yang akan disaring menjadi 10 pasang.
Tak tanggung-tanggung, pihaknya menyiapkan hadiah hingga puluhan juta rupiah dan hadiah umrah bagi pemenang. Hal itu dilakukan untuk membangkitkan semangat para atlet yang akan berlaga.
"Hadiah yang kami siapkan untuk membangkitkan semangat atlet di Sulsel totalnya Rp70 juta ditambah umrah untuk satu pasang," jelasnya.
Baca juga:RSUD Andi Makkasau Gandeng Fakultas Kedokteran Unhas Maksimalkan Pelayanan
"Mudah-mudahan atlet yang kami seleksi ini bisa bertanding di tingkat nasional. Target kami di liga nasional adalah kami bisa mempertahankan juara umum yang diperoleh dari kejuaraan nasional sebelumnya," pungkas dia.
Ketua PORDI Kota Makassar, Amrullah Jaya mengungkapkan, pihaknya juga sudah menyiapkan 10 pasang atlet terbaiknya untuk berlaga di tingkat provinsi. Dia berharap, ada wakil dari Makassar yang mewakili Sulsel di liga nasional nanti.
"Kami sudah melakukan pertandingan liga 1 Makassar dan mendapat 10 pasang. Seleksinya dilakukan sebanyak 3 kali untuk betul-betul mencari atlet berkualitas terbaik. Ini yang akan kami kirim ke liga PORDI Sulsel," ungkapnya.
Pengatur Teknis Pertandingan, Sarkawi menjelaskan, pertandingan yang digelar nantinya difokuskan untuk melihat kualitas atlet. Seluruh pertandingan akan diawasi secara profesional untuk menghindari konflik.
"Semua pertandingan memakai wasit, skoringnya secara aplikasi, jadi nilai bisa detail sehingga tidak ada komplain. Bahkan kami pun sudah menyiapkan manajemen konflik untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.
Baca juga:Pemkab Maros Genjot Percepatan Penginputan Data UMKM di Aplikasi SIKP
Target besar PORDI sendiri adalah ingin terdaftar sebagai cabang olahraga dalam Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) . Event pertandingan ini pun menjadi salah satu syarat untuk masuk ke sana.
"Ini salah satu pemenuhan persyaratan, karena KONI mempersyaratkan minimal sudah melaksanakan event nasional 4 kali. Dua di antaranya minimal diikuti 10 provinsi, dan kami sudah lakukan diikuti 26 provinsi. Sekarang sudah ada 13 provinsi yang siap ikut di tingkat nasional," pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :