Profil Mursyid Effendi, Pemain Timnas Indonesia yang Sengaja Bunuh Diri di Piala Tiger 1998

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 18:00 WIB
loading...
Profil Mursyid Effendi, Pemain Timnas Indonesia yang Sengaja Bunuh Diri di Piala Tiger 1998
Profil Mursyid Effendi, Pemain Timnas Indonesia yang Sengaja Bunuh Diri di Piala Tiger 1998. Foto: IST
A A A
JAKARTA - Profil Mursyid Effendi pemain tim nasional Indonesia yang mencetak gol bunuh diri di Piala Tiger 1998 ada di artikel ini. Akibat aksi tersebut terbukti disengaja, Mursyid dijatuhi larangan tampil seumur hidup di level internasional.

Pria asal Surabaya ini membuat gol bunuh diri saat Indonesia berhadapan dengan Thailand di Piala Tiger 1998 (sekarang disebut Piala AFF). Aksi yang mencoreng wajah sepak bola nasional itu terjadi di Stadion Thong Nhat, Ho Chi Minh City, 31 Agustus 1998.

Baca Juga: Drawing Piala AFF 2022, Timnas Indonesia Masuk Pot Berapa?

Meski dihukum larangan tampil seumur hidup di level internasional, Mursyid mengaku tidak pernah menerima surat dari FIFA. Hal itu diungkap dalam channel Youtube, Pinggir Lapangan. Mursyid juga mengatakan, pada saat itu dia mencetak gol bunuh diri atas kesepakatan bersama tim, supaya Indonesia yang tengah memimpin klasemen Grup A bisa kalah demi menghindari bentrok tuan rumah Vietnam.

"Saya akan terus mengingatnya sampai akhir hayat," ujar Mursyid di channel Youtube itu.

Dikutip dari berbagai sumber, Mursyid Effendi lahir pada 23 April 1972. Dia mengawali kariernya bersama Persebaya Surabaya sejak 1994 hingga 2007. Bersama Persebaya dirinya berhasil menghantarkan Bajul Ijo meraih gelar juara kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia musim 1996-1997 dan 2004, hingga pensiun di klub Persi Kudus pada 2007.

Selepas pensiun, Mursyid Effendi yang tak dapat memperoleh lisensi pelatih AFC kemudian melanjutkan kariernya sebagai asisten pelatih tim lokal seperti, Persida Sidoarjo, Porda Surabaya, Mitra Surabaya, Persidafon Dafonsoro, dan Persebaya IPL.

SINDOnews mencatat pada 2013, Mursyid Effendi awalnya digadang-gadang menjadi pengganti Ibnu Grahan di kursi kepelatihan Persebaya IPL. Namun, dia harus puas menjadi asisten Fabio Olivera yang mengantongi lisensi AFC. Mursyid sendiri cuma mengantongi lisensi kepelatihan nasional.

Meski cuma jadi orang nomor dua di Persebaya, Mursyid sukses mencetak sejumlah nama beken. Bahkan pemain sekelas Evan Dimas Darmono, merupakan pemain didikan Mursyid di SSB Mitra Surabaya. Evan sudah menganggap Mursyid sebagai ayah kedua.

Sementara itu, di tim nasional Indonesia, Mursyid Effendi baru mencatatkan lima penampilan sebelum akhirnya kariernya berakhir dengan gol bunuh diri di laga kontra Thailand pada 1998.
(sto)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1332 seconds (10.177#12.26)