Profil Mursyid Effendi, Pemain Timnas Indonesia yang Sengaja Bunuh Diri di Piala Tiger 1998
Jum'at, 12 Agustus 2022 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
Dikutip dari berbagai sumber, Mursyid Effendi lahir pada 23 April 1972. Dia mengawali kariernya bersama Persebaya Surabaya sejak 1994 hingga 2007. Bersama Persebaya dirinya berhasil menghantarkan Bajul Ijo meraih gelar juara kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia musim 1996-1997 dan 2004, hingga pensiun di klub Persi Kudus pada 2007.
Selepas pensiun, Mursyid Effendi yang tak dapat memperoleh lisensi pelatih AFC kemudian melanjutkan kariernya sebagai asisten pelatih tim lokal seperti, Persida Sidoarjo, Porda Surabaya, Mitra Surabaya, Persidafon Dafonsoro, dan Persebaya IPL.
SINDOnews mencatat pada 2013, Mursyid Effendi awalnya digadang-gadang menjadi pengganti Ibnu Grahan di kursi kepelatihan Persebaya IPL. Namun, dia harus puas menjadi asisten Fabio Olivera yang mengantongi lisensi AFC. Mursyid sendiri cuma mengantongi lisensi kepelatihan nasional.
Meski cuma jadi orang nomor dua di Persebaya, Mursyid sukses mencetak sejumlah nama beken. Bahkan pemain sekelas Evan Dimas Darmono, merupakan pemain didikan Mursyid di SSB Mitra Surabaya. Evan sudah menganggap Mursyid sebagai ayah kedua.
Sementara itu, di tim nasional Indonesia, Mursyid Effendi baru mencatatkan lima penampilan sebelum akhirnya kariernya berakhir dengan gol bunuh diri di laga kontra Thailand pada 1998.
Selepas pensiun, Mursyid Effendi yang tak dapat memperoleh lisensi pelatih AFC kemudian melanjutkan kariernya sebagai asisten pelatih tim lokal seperti, Persida Sidoarjo, Porda Surabaya, Mitra Surabaya, Persidafon Dafonsoro, dan Persebaya IPL.
SINDOnews mencatat pada 2013, Mursyid Effendi awalnya digadang-gadang menjadi pengganti Ibnu Grahan di kursi kepelatihan Persebaya IPL. Namun, dia harus puas menjadi asisten Fabio Olivera yang mengantongi lisensi AFC. Mursyid sendiri cuma mengantongi lisensi kepelatihan nasional.
Meski cuma jadi orang nomor dua di Persebaya, Mursyid sukses mencetak sejumlah nama beken. Bahkan pemain sekelas Evan Dimas Darmono, merupakan pemain didikan Mursyid di SSB Mitra Surabaya. Evan sudah menganggap Mursyid sebagai ayah kedua.
Sementara itu, di tim nasional Indonesia, Mursyid Effendi baru mencatatkan lima penampilan sebelum akhirnya kariernya berakhir dengan gol bunuh diri di laga kontra Thailand pada 1998.
(sto)
Lihat Juga :