Piala FA, Menanti Tuah Wajah Baru di Semifinal
Selasa, 30 Juni 2020 - 11:45 WIB
loading...
A
A
A
Pelatih berusia 42 tahun tersebut menilai timnya harus memperbaiki kinerja bila ingin mengalahkan MU di semifinal Piala FA. “Saya minta maaf jika terdengar terlalu sedih. Saya sangat senang kami lolos. Namun, perjalanan ke Wembley akan sulit karena kami menghadapi tim kuat,” ujar Lampard.
Selain Solskjaer dan Lampard, Mikel Arteta menjalani peruntungannya dengan Arsenal. Datang ke Emirates Stadium, 20 Desember 2019, Arteta diharapkan mampu menjadikan The Gunners sebagai klub yang disegani. Maklum, dia berguru menjadi asisten Pep Guardiola (2016-2019).
Menyadari sulitnya bersaing menembus empat besar di Liga Primer, Arteta terang-terangan menargetkan Piala FA sebagai jalan pintas Arsenal berkompetisi di Eropa, musim depan. Selain berpengalaman meraihnya saat aktif bermain di musim 2013/2014, 2014/2015, optimisme semakin meninggi setelah kemenangan 2-1 atas Sheffield United di perempat final, Minggu (28/6/2020).
Dua gol kemenangan The Gunners disumbangkan penalti Nicolas Pepe (25) dan Dani Ceballos (90+1). Sheffield memperkecil kedudukan melalui David McGoldrick (87). “Kami kembali ke Wembley. Saya sangat senang dengan sikap dan kinerja para pemain. Ini adalah kesempatan bagus untuk mencoba memenangkan trofi dan bermain di Eropa," kata Arteta.
Kesempatan Arteta mengadu ilmu dengan Guardiola terwujud di semifinal nanti. Guardiola memastikan tempat terakhir seusai Man City menang 2-0 atas Newcastle United melalui gol penalti Kevin de Bruyne (37) dan Raheem Sterling (68). (Lihat videonya: Bantu Perekonomian Warga, Karang Taruna Gunung Kidul Dirikan Pasar Sedekah)
Dibandingkan dari ketiga pelatih semifinalis lainnya, Guardiola jelas lebih matang dalam hal pengalaman. Juru taktik asal Spanyol tersebut bahkan berpeluang meraih dua gelar Piala FA dua musim beruntun bersama The Citizens setelah musim lalu.
Guardiola senang karena timnya melaju ke semifinal bertemu Arsenal. Dia menjadikan Piala FA dan Liga Champions sebagai target musim ini setelah gagal mempertahankan Liga Primer. "FA adalah trofi luar biasa dan selalu memberikan kami motivasi lebih. Kami membuat langkah pertama dengan lolos ke semifinal. Kami harus memenangkan Piala FA,” tandas Guardiola. (Alimansyah)
Selain Solskjaer dan Lampard, Mikel Arteta menjalani peruntungannya dengan Arsenal. Datang ke Emirates Stadium, 20 Desember 2019, Arteta diharapkan mampu menjadikan The Gunners sebagai klub yang disegani. Maklum, dia berguru menjadi asisten Pep Guardiola (2016-2019).
Menyadari sulitnya bersaing menembus empat besar di Liga Primer, Arteta terang-terangan menargetkan Piala FA sebagai jalan pintas Arsenal berkompetisi di Eropa, musim depan. Selain berpengalaman meraihnya saat aktif bermain di musim 2013/2014, 2014/2015, optimisme semakin meninggi setelah kemenangan 2-1 atas Sheffield United di perempat final, Minggu (28/6/2020).
Dua gol kemenangan The Gunners disumbangkan penalti Nicolas Pepe (25) dan Dani Ceballos (90+1). Sheffield memperkecil kedudukan melalui David McGoldrick (87). “Kami kembali ke Wembley. Saya sangat senang dengan sikap dan kinerja para pemain. Ini adalah kesempatan bagus untuk mencoba memenangkan trofi dan bermain di Eropa," kata Arteta.
Kesempatan Arteta mengadu ilmu dengan Guardiola terwujud di semifinal nanti. Guardiola memastikan tempat terakhir seusai Man City menang 2-0 atas Newcastle United melalui gol penalti Kevin de Bruyne (37) dan Raheem Sterling (68). (Lihat videonya: Bantu Perekonomian Warga, Karang Taruna Gunung Kidul Dirikan Pasar Sedekah)
Dibandingkan dari ketiga pelatih semifinalis lainnya, Guardiola jelas lebih matang dalam hal pengalaman. Juru taktik asal Spanyol tersebut bahkan berpeluang meraih dua gelar Piala FA dua musim beruntun bersama The Citizens setelah musim lalu.
Guardiola senang karena timnya melaju ke semifinal bertemu Arsenal. Dia menjadikan Piala FA dan Liga Champions sebagai target musim ini setelah gagal mempertahankan Liga Primer. "FA adalah trofi luar biasa dan selalu memberikan kami motivasi lebih. Kami membuat langkah pertama dengan lolos ke semifinal. Kami harus memenangkan Piala FA,” tandas Guardiola. (Alimansyah)
(ysw)
Lihat Juga :