Kelemahan Messi di Barcelona Akhirnya Terungkap, yakni Setien
Selasa, 30 Juni 2020 - 20:05 WIB
loading...
Keberadaan Quique Setien sebagai pelatih Barcelona sejak 13 Januari lalu malah membuat produktivitas Lionel Messi disemua kompetisi menurun tajam. Foto: reuters
A
A
A
BARCELONA - Salah satu tugas pelatih seharusnya bisa membantu pemain dalam mengembangkan kemampuan. Tapi, itu tidak berlaku bagi penyerang Barcelona , Lionel Messi . Keberadaan Quique Setien malah membuat produktivitasnya menurun.
(Baca Juga: Kondisi Ruang Ganti Barcelona Memanas, Pemain Cela Taktik Setien )
Sebelum Setien hadir di Camp Nou pada 13 Januari lalu, Messi sudah diasuh oleh enam pelatih berbeda sejak membela Barcelona pada 2004. Selama periode itu, La Pulga tergolong produktif dengan mengemas total 629 gol diseluruh kompetisi.
Musim lalu, ketika masih ditukangi Ernesto Valverde, Messi mampu membukukan 51 gol dari 50 partai disemua ajang. Tapi, ketajaman penyerang asal Argentina berusia 33 tahun itu malah anjlok setelah ditangani Setien.
Messi sudah tampil total 16 kali selama diasuh Setien. Sepanjang kurun waktu itu, dia hanya mampu mengemas 10 gol. Rinciannya delapan gol di La Liga , dan sisanya di Copa del Rey. Tercatat, alumus La Masia itu pernah dua kali gagal mencetak gol selama beberapa pertandingan secara beruntun.
Pada awal pemerintahan Setien antara Januari - Februari, Messi pernah melewati empat partai La Liga secara berturut tanpa merobek gawang lawan. Padahal dia terus tampil penuh, yakni kontra Valencia, Levante, Real Betis dan Getafe.
Hal serupa terulang ketika kompetisi dilanjutkan lagi setelah terhenti tiga bulan akibat pandemi virus Corona. Saat Barcelona ditahan Celta Vigo 2-2, Messi sudah gagal mengemas gol hingga tiga partai secara berutun. Hal serupa terjadi kala meladeni Athletic Bilbao dan Sevilla.
(Baca Juga: Kondisi Ruang Ganti Barcelona Memanas, Pemain Cela Taktik Setien )
Sebelum Setien hadir di Camp Nou pada 13 Januari lalu, Messi sudah diasuh oleh enam pelatih berbeda sejak membela Barcelona pada 2004. Selama periode itu, La Pulga tergolong produktif dengan mengemas total 629 gol diseluruh kompetisi.
Musim lalu, ketika masih ditukangi Ernesto Valverde, Messi mampu membukukan 51 gol dari 50 partai disemua ajang. Tapi, ketajaman penyerang asal Argentina berusia 33 tahun itu malah anjlok setelah ditangani Setien.
Messi sudah tampil total 16 kali selama diasuh Setien. Sepanjang kurun waktu itu, dia hanya mampu mengemas 10 gol. Rinciannya delapan gol di La Liga , dan sisanya di Copa del Rey. Tercatat, alumus La Masia itu pernah dua kali gagal mencetak gol selama beberapa pertandingan secara beruntun.
Pada awal pemerintahan Setien antara Januari - Februari, Messi pernah melewati empat partai La Liga secara berturut tanpa merobek gawang lawan. Padahal dia terus tampil penuh, yakni kontra Valencia, Levante, Real Betis dan Getafe.
Hal serupa terulang ketika kompetisi dilanjutkan lagi setelah terhenti tiga bulan akibat pandemi virus Corona. Saat Barcelona ditahan Celta Vigo 2-2, Messi sudah gagal mengemas gol hingga tiga partai secara berutun. Hal serupa terjadi kala meladeni Athletic Bilbao dan Sevilla.
Lihat Juga :