alexametrics

Kondisi Ruang Ganti Barcelona Memanas, Pemain Cela Taktik Setien

loading...
Kondisi Ruang Ganti Barcelona Memanas, Pemain Cela Taktik Setien
Foto/Reuters
A+ A-
BARCELONA - Perjalanan Barcelona mempertahankan mahkota juara Primera Liga musim ini mendapatkan tantangan besar. Kinerja buruk di lapangan semakin diperparah dengan memanasnya kondisi ruang ganti tim berjuluk Blaugrana tersebut.

Hubungan Pelatih Quique Setien dengan para pemain dikabarkan mengalami keretakan. Seusai ditahan 2-2 Celta de Vigo, Sabtu (27/6/2020), terjadi diskusi yang menegangkan di ruang ganti Barca. Di ruang ganti, para pemain dikabarkan mencela Setien karena beberapa keputusan taktisnya dan pergantian pemain yang dilakukan seperti memasukkan Arthur Melo dan Antoine Griezmann dalam pertandingan melawan Celta.

Para pemain tidak sepakat dengan beberapa metode yang diterapkan pelatih dan mulai menyadari jika terus seperti ini, mereka tidak akan memenangkan trofi musim ini. Segala sesuatunya diyakini tidak berjalan dengan baik setelah pernyataan Luis Suarez setelah pertandingan Estadio de Balaidos. (Baca: Barcelona Gagal Putus Kutukan Tak Pernah Menang di Markas Celta Vigo)



Saat itu, pada sesi wawancara, Suarez secara gamblang menunjuk ke arah staf pelatih sebagai pihak yang bertanggung jawab atas rangkaian hasil buruk tim di beberapa pertandingan tandang terakhir. Sebelumnya, bek Gerard Pique juga mengaku kecewa dengan performa timnya dan menganggap timnya harus mengubah cara bermain bila ingin bersaing merebut gelar.

Begitu vokalnya para pemain mengkritisi Setien dipicu hasil buruk Barca dalam dua pertandingan tandang terakhir. Meski belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir Primera Liga, performa Lionel Messi juga cenderung naik-turun.

Namun, harapan kembali bangkit tetap menyelimuti anggota skuad. Meski mengakui timnya sedang limbung, Pique menegaskan Barca adalah tim besar dan tidak akan menyerah hingga akhir. Bek Spanyol tersebut bertekad membawa Blaugrana kembali ke jalur kemenangan saat menjamu Atletico Madrid di Camp Nou, dini hari nanti.

Saat ini, Barca tertahan di urutan kedua klasemen sementara Primera Liga dengan 69 poin. “Ingatlah satu hal, kami adalah Barca dan semua ini belum berakhir. Kami tetap menatap masa depan dan kami ingin bangkit saat melawan Atletico,” tandas Pique, dilansir Marca. (Baca juga: China Dilaporkan Berlakukan Wajib Aborsi Bagi Muslim Uighur)

Barca didukung statistik di mana mereka selalu menang dalam enam pertemuan terakhir di Primera Liga melawan Atletico (empat menang, dua imbang). Setien diyakini tidak akan melakukan eksperimen kembali. Dia bakal menurunkan Messi dan Griezmann sejak awal guna memburu kemenangan.

Ketiganya didukung Ivan Rakitic, Arturo Vidal, dan Rique Puig di lini tengah. “Kami memiliki setiap kesalahan. Secara teori, kami harus memenangkan semua pertandingan dan berharap lawan kami tergelincir. Kami akan mencoba mengambil poin maksimal," tutur Setien.

Setien harus menyikapi pertandingan ini dengan serius mengingat Atletico bukan lawan enteng. Pasukan Diego Simeone belum terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi (delapan menang, empat imbang). Los Colchoneros membutuhkan kemenangan guna menjaga urutan ketiga yang mereka tempati saat ini (58 poin).

Bek Kieran Trippier menilai timnya memiliki kualitas yang bagus sehingga berpeluang menjegal Barca di hadapan pendukungnya. “Kami sudah menghadapi Barca dua kali musim ini. Kami harus fokus pada diri kami sendiri. Kami benar-benar menantikan pertandingan di Camp Nou dan mencoba mendapatkan tiga poin," papar Trippier.

Jika Atletico berhasil menumbangkan Barca, sang rival sekota, Real Madrid, akan sangat diuntungkan dalam perburuan gelar Primera Liga. Terlebih Los Blancos memimpin klasemen sementara dengan 71 poin atau unggul dua poin dari Barca seusai menang 1-0 atas Espanyol, di Stadion RCDE, Minggu (29/6).

Gol semata wayang Madrid disumbangkan Casemiro (45) berkat assist Karim Benzema. Madrid telah memenangkan lima pertandingan beruntun sejak Primera Liga digulirkan kembali pada awal Juni. Namun, belajar dari alotnya pertandingan melawan Espanyol, Pelatih Zinedine Zidane tidak berkhayal terlalu dini mengenai kans timnya menjuarai Primera Liga. (Lihat videonya: Bantu Perekonomian Warga, Karang Taruna Gunung Kidul Dirikan Pasar Sedekah)

Dia menganggap perjuangan Madrid akan terus berlanjut dalam enam pertandingan tersisa. Tidak memiliki waktu lama beristirahat, Sergio Ramos dkk akan menjamu Getafe di Estadio Alfredo di Stefano, Jumat (3/7). “Saya tidak memikirkan kami akan memenangkan Primera Liga. Semuanya akan diputuskan pada hari terakhir (musim ini). Lihat betapa sulitnya kami bermain melawan Espanyol yang menempati dasar klasemen. Anda tidak pernah mengetahui apa yang terjadi di Primera Liga,” papar Zidane. (Alimansyah)
(ysw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak