Bus Suporter PSM Makassar Diserang di Malaysia, Netizen Geruduk Instagram Kuala Lumpur City

Kamis, 25 Agustus 2022 - 15:00 WIB
loading...
Bus Suporter PSM Makassar Diserang di Malaysia, Netizen Geruduk Instagram Kuala Lumpur City
Bus yang membawa fans PSM Makassar diserang oknum suporter di Kuala Lumpur, Malaysia. Akun instagram Kuala Lumpur City lalu jadi sasaran netizen Indonesia. Foto: Twitter
A A A
KUALA LUMPUR - Bus yang membawa fans PSM Makassar diserang oknum suporter di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (24/8/2022) malam waktu setempat. Akun instagram Kuala Lumpur City lalu jadi sasaran netizen Indonesia.

Baca Juga: Witan Sulaeman Cetak Brace saat AS Trencin Gelontor FC Slovan Hlohovec 14-0, Netizen: Wkwkwk!

Insiden itu terjadi PSM melawan Kuala Lumpur City di Final Piala AFC 2022 Zona ASEAN. Duel itu berlangsung di Stadion KLFA, yang merupakan markas dari Kuala Lumpur City.

Dalam video yang beredar di media sosial, bus suporter PSM Makassar dilempar batu oleh oknum suporter. Hal itu mengakibatkan kaca bus pecah pada bagian depan dan samping.

Kabar yang beredar menyebut adanya dua sampai tiga pendukung PSM yang terluka. Aksi anarkis itu baru selesai ketika aparat keamanan setempat tiba di lokasi.

Sejauh ini, belum ada informasi pasti dibalik motif penyerangan kepada para suporter PSM Makassar. Namun, penyerangan itu diduga dilakukan oleh oknum suporter Kuala Lumpur City.

Viralnya unggahan video itu membuat netizen Indonesia geram. Mereka berbondong-bondong membanjiri kolom komentar pada akun instagram Kuala Lumpur City.

Dalam kolom komentar itu, banyak netizen Indonesia yang menebar ancaman. "Sok keras. Ditunggu kedatangannya di Indonesia," tulis akun @afd**l_2019.

"Sampai jumpa di Indonesia. Kami akan kasih paham disana," cuit @tegar_fa**z. "Buset lebih banyak komen daripada yang like," sindir @waronkbaks**.

"Kalau suporter kalian away ke Indonesia jangan bilang kami kejam ya," tulis @mu.ly**di6628. "Fans bisa keitung pake jari, sok kerasss," uajr@toufiksetiawan.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1560 seconds (11.252#12.26)