Kisah Muhammad Ali Menolak Jadi Tentara AS saat Perang Vietnam yang Mengejutkan

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 16:50 WIB
loading...
A A A
“Berbicara sebagai seseorang yang tidak pernah dituduh mempromosikan political correctness, saya percaya pimpinan politik kita seharusnya menggunakan posisi mereka untuk membawa pemahaman mengenai agama Islam dan menjelaskan bahwa para pembunuh yang sesat ini telah menyelewengkan pandangan orang-orang tentang apa Islam itu sebenarnya,” tuturnya.

Akibat dari penolakan untuk ikut perang Vietnam itu, Muhammad Ali pun divonis lima tahun penjara oleh Pemerintah AS. Lalu, dia juga dihukum untuk membayar denda sebesar USD10 ribu atau sekitar Rp148 juta di kurs saat ini dan dilarang bertinju selama tiga tahun.

Untungnya, mantan juara dunia kelas berat itu tak perlu menjalani hukuman kurungan lima tahun tersebut. Sebab, dia berada ditingkat banding.

Sebelumnya, Muhammad Ali juga beberapa kali menyuarakan soal Islamophobia dan terorisme. Pria kelahiran Louisville, Kentucky itu juga pernah melakukannya dalam wawancara pasca tragedi 9/11 pada 2001 lalu.

Hingga akhir hayatnya, Muhammad Ali tetap dikenal sebagai seorang muslim yang taat dan menyukai perdamaian. Dia meninggal pada 4 Juni 2016 lalu pada usia 74 tahun karena penyakit pneumonia yang dideritanya.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cucu Muhammad Ali Turun...
Cucu Muhammad Ali Turun Gunung, Nico Ali Walsh Perjuangkan Hak Petinju Profesional
Pemain Mallorca Pakai...
Pemain Mallorca Pakai Outfit Presiden Venezuela Nicolas Maduro saat Ditangkap Tentara AS
Siapa Ron Lyle? Pemilik...
Siapa Ron Lyle? Pemilik Pukulan Lebih Keras dari Muhammad Ali dan Joe Frazier
Terence Crawford: Hanya...
Terence Crawford: Hanya Muhammad Ali yang Lebih Hebat dari Oleksandr Usyk
Petinju Kelas Berat...
Petinju Kelas Berat Ini Satu-satunya Pengguncang George Foreman
Profil Royce Gracie,...
Profil Royce Gracie, Legenda UFC yang Sempat Dukung Israel kini Jadi Mualaf karena Muhammad Ali
AS Kurangi Komitmen...
AS Kurangi Komitmen Kirim Pasukan jika Negara NATO Diserang Musuh
Hadapi Invasi Militer...
Hadapi Invasi Militer AS, Presiden Kuba: Akan Ada Pertumparah Darah
Mantan Diplomat Ini...
Mantan Diplomat Ini Sebut AS Sulit Menerjemahkan Keunggulan Militer Menjadi Tujuan Politik
Special Bola
Arsenal Buru Bintang...
Liga Italia
Arsenal Buru Bintang AS Roma Seharga 50 Juta Euro, Nico Paz Bertahan di Como
Menggila di Laga Argentina...
Bola Dunia
Menggila di Laga Argentina vs Aljazair, Lionel Messi Pemain Pertama MLS yang Cetak Hattrick di Piala Dunia!
Pemain Timnas Indonesia...
Liga Inggris
Pemain Timnas Indonesia Elkan Baggott Jadi Incaran Bolton Wanderers
Rekomendasi
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Berita Terkini
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved