5 Petinju Berdarah Afrika yang Sukses Mengguncang Jagat Olahraga
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
Walaupun Mitchel seorang petinju profesional, tentu saja dia sempat mengalami kekecewaan. Salah satunya ketika menghadapi aksi demonstrasi terkait isu rasisme di Afrika Selatan.
Mitchell mengaku tidak pernah merasa rasis pada warga kulit putih, meski semua kru dan lawan tanding yang dipilihnya merupakan orang kulit hitam. Dalam berbagai kesempatan wawancara, Mitchell menepis anggapan bahwa dirinya rasis.
2. John Mugabi
![5 Petinju Berdarah Afrika yang Sukses Mengguncang Jagat Olahraga]()
Petinju legendaris asal Uganda yang dikenal dengan panggilan The Beast merupakan petinju yang berbasis di Canastota, New York. Sebelum menyaber IBHOF, dia merupakan bagian dari kelompok kelas menengah yang berbakat selama tahun 1980 di antara para petinju besar seperti Marvin Hagler, Sugar Ray Leonard, Thomas Hearns, Wilfred Banitez, David Moore dan Roberto Duran.
Pada saat Olimpiade Moskow 1980, Mugabi meraih medali perak dan setelah itu pada akhirnya hal ini membuat ia mulai beralih sebagai atlet tinju profesional pada 5 Desember 1980 yang mengalahkan Oemer Karadeniz di babak pertama.
3. Anthony Joshua
![5 Petinju Berdarah Afrika yang Sukses Mengguncang Jagat Olahraga]()
Petinju campuran darah Inggris dan Afrika ini merupakan petinju terbaik di Afrika saat ini. Pada tahun 2012 Joshua memenangkan medali emas Olimpiade yang kemudian pada empat tahun selanjutnya Joshua memenangkan juara dunia Tinju pada 2016 dengan rekor tinju 24-1. Joshua tercatat dua kali juara dunia kelas berat.
Dengan keberhasilannya di atas ring, ia ternyata juga memiliki rekor dalam pertarungan kemenangan yang diisi dengan nama-nama terkenal dan KO spektakuler. Namun sayang, status sebagai raja kelas berat belakangan hilang dari Joshua lantaran dia kalah melawan Andy Ruiz dan Oleksandr Usyk.
Mitchell mengaku tidak pernah merasa rasis pada warga kulit putih, meski semua kru dan lawan tanding yang dipilihnya merupakan orang kulit hitam. Dalam berbagai kesempatan wawancara, Mitchell menepis anggapan bahwa dirinya rasis.
2. John Mugabi

Petinju legendaris asal Uganda yang dikenal dengan panggilan The Beast merupakan petinju yang berbasis di Canastota, New York. Sebelum menyaber IBHOF, dia merupakan bagian dari kelompok kelas menengah yang berbakat selama tahun 1980 di antara para petinju besar seperti Marvin Hagler, Sugar Ray Leonard, Thomas Hearns, Wilfred Banitez, David Moore dan Roberto Duran.
Pada saat Olimpiade Moskow 1980, Mugabi meraih medali perak dan setelah itu pada akhirnya hal ini membuat ia mulai beralih sebagai atlet tinju profesional pada 5 Desember 1980 yang mengalahkan Oemer Karadeniz di babak pertama.
3. Anthony Joshua

Petinju campuran darah Inggris dan Afrika ini merupakan petinju terbaik di Afrika saat ini. Pada tahun 2012 Joshua memenangkan medali emas Olimpiade yang kemudian pada empat tahun selanjutnya Joshua memenangkan juara dunia Tinju pada 2016 dengan rekor tinju 24-1. Joshua tercatat dua kali juara dunia kelas berat.
Dengan keberhasilannya di atas ring, ia ternyata juga memiliki rekor dalam pertarungan kemenangan yang diisi dengan nama-nama terkenal dan KO spektakuler. Namun sayang, status sebagai raja kelas berat belakangan hilang dari Joshua lantaran dia kalah melawan Andy Ruiz dan Oleksandr Usyk.
Lihat Juga :