Merah Putih Kuasai Final Indonesia Para Badminton International 2022
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 23:30 WIB
loading...
Merah Putih Kuasai Final Indonesia Para Badminton International 2022. Foto: IST
A
A
A
YOGYAKARTA - Tren positif terus ditunjukkan oleh atlet-altet para bulutangkis Indonesia yang berlaga di ajang FOX’S Indonesia Para Badminton International 2022 . Dalam partai semi final yang diselenggarakan Jumat (26/8/2022) di GOR Among Rogo, Yogyakarta, 20 wakil tuan rumah berpeluang besar meraih gelar juara. Bahkan, terdapat empat all Indonesian final yang akan tersaji pada Sabtu (27/8/2022).
Salah satu all Indonesian final terjadi di nomor ganda campuran SL 3 – SU 5 yang mempertemukan Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah dengan Hafizh Briliansyah Prawiranegara/Syakuroh Qonitah Ikhtiar. Fredy/Khalimatus sukses melaju ke babak final usai bertanding tiga gim dengan pasangan India, Karan Paneer/Neeraj 24-22, 19-21, 21-11. Sementara Hafizh/Qonitah menjejakkan kaki di partai puncak usai menang atas rekan senegara Hikmat Ramdani/Priyanti Lia 21-14, 21-13.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik AS Roma Juara Perdana Liga Konferensi Europa
Meski menang dan melaju ke babak final, Fredy mengaku energinya terkuras. "Memang pertandingan-pertandingan yang saya lalui di babak semifinal ini sangat melelahkan. Saya akui sempat kehilangan fokus, terutama waktu main tunggal tadi. Untuk itu, jelang final, saya perlu istirahat yang cukup agar bisa lebih siap lagi dan fokus di pertandingan final besok," ucapnya.
Tak hanya di sektor ganda campuran, Fredy juga melaju ke babak final di nomor tunggal putra SL 4. Ia sudah ditunggu oleh rekan senegara, Hikmat Ramdani, yang pada semifinal menang atas Chee Hiong Ang dari Singapura dengan skor 21-13, 21-10 dalam tempo 25 menit. Fredy dan Hikmat pernah bertemu di final Pekan Paralimpik Nasional XVI Papua yang dimenangkan oleh Hikmat. Kemudian Fredy sukses revans di ASEAN Para Games 2022 .
"Ya memang sudah dua kali bertemu Hikmat. Makanya persiapan mental juga penting di (final) tunggal nanti," jelas Fredy.
Tak hanya di klasifikasi standing alias berdiri, keperkasaan skuad Merah Putih juga terlihat di kelas kursi roda WH 2. Dominasi di sektor ini sudah terlihat sejak babak empat besar yang diisi oleh tiga wakil Indonesia yakni Agus Budi Utomo, Wiwin Andri, dan Supriadi. All Indonesian final di nomor ini terjadi antara Wiwin Andri usai mengalahkan Agus Budi Utomo. Sementara slot lainnya diisi oleh Supriadi usai mengandaskan unggulan satu asal Australia Grant Manzoney dengan skor 21-10, 21-3.
Salah satu all Indonesian final terjadi di nomor ganda campuran SL 3 – SU 5 yang mempertemukan Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah dengan Hafizh Briliansyah Prawiranegara/Syakuroh Qonitah Ikhtiar. Fredy/Khalimatus sukses melaju ke babak final usai bertanding tiga gim dengan pasangan India, Karan Paneer/Neeraj 24-22, 19-21, 21-11. Sementara Hafizh/Qonitah menjejakkan kaki di partai puncak usai menang atas rekan senegara Hikmat Ramdani/Priyanti Lia 21-14, 21-13.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik AS Roma Juara Perdana Liga Konferensi Europa
Meski menang dan melaju ke babak final, Fredy mengaku energinya terkuras. "Memang pertandingan-pertandingan yang saya lalui di babak semifinal ini sangat melelahkan. Saya akui sempat kehilangan fokus, terutama waktu main tunggal tadi. Untuk itu, jelang final, saya perlu istirahat yang cukup agar bisa lebih siap lagi dan fokus di pertandingan final besok," ucapnya.
Tak hanya di sektor ganda campuran, Fredy juga melaju ke babak final di nomor tunggal putra SL 4. Ia sudah ditunggu oleh rekan senegara, Hikmat Ramdani, yang pada semifinal menang atas Chee Hiong Ang dari Singapura dengan skor 21-13, 21-10 dalam tempo 25 menit. Fredy dan Hikmat pernah bertemu di final Pekan Paralimpik Nasional XVI Papua yang dimenangkan oleh Hikmat. Kemudian Fredy sukses revans di ASEAN Para Games 2022 .
"Ya memang sudah dua kali bertemu Hikmat. Makanya persiapan mental juga penting di (final) tunggal nanti," jelas Fredy.
Tak hanya di klasifikasi standing alias berdiri, keperkasaan skuad Merah Putih juga terlihat di kelas kursi roda WH 2. Dominasi di sektor ini sudah terlihat sejak babak empat besar yang diisi oleh tiga wakil Indonesia yakni Agus Budi Utomo, Wiwin Andri, dan Supriadi. All Indonesian final di nomor ini terjadi antara Wiwin Andri usai mengalahkan Agus Budi Utomo. Sementara slot lainnya diisi oleh Supriadi usai mengandaskan unggulan satu asal Australia Grant Manzoney dengan skor 21-10, 21-3.
Lihat Juga :