Mental Baja Selamatkan Arema FC dari Terjangan Persik Kediri
Minggu, 18 September 2022 - 23:59 WIB
loading...
Arema FC mampu mengalahkan Persik Kediri 1-0 pada laga ke-10 Liga 1 2022/2023. Tapi, hasil itu mustahil diraih jika Singo Edan tidak memiliki mental baja. Foto: LIB
A
A
A
MALANG - Arema FC mampu mengalahkan Persik Kediri 1-0 pada laga ke-10 Liga 1 2022/2023. Tapi, hasil itu mustahil diraih jika Singo Edan tidak memiliki mental baja.
Baca Juga: Bacuya, Maskot Piala Dunia U-20 2023 Resmi Diluncurkan
Tanpa mental yang kuat, Arema FC mungkin saja gagal meraih poin penuh di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (17/9/2022) sore. Sebab, pada laga itu, Persik selaku tuan rumah bisa memberi tekanan.
Gol kemenangan Arema FC baru lahir di menit ke-81 melalu Irsyad Maulana. Sepakan, Irsyad itu menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran yang diciptakan tim tamu pada babak kedua.
Javier Roca mengakui bahwa nyaris sepanjang pertandingan pasukannya tertekan oleh Persik. Namun, Jayus Hariono dkk tampil apik menahan gempuran-gempuran itu.
"Persik di babak pertama cukup berbahaya, walaupun skema serangan mereka sudah kami prediksi. Di babak kedua kedua tim mainnya lebih berantakan, tapi tekad Persik sangat besar untuk memenangkan pertandingan," ujar pelatih asal Chile itu.
"Di momen seperti inilah para pemain Arema bermain secara profesional. Kekuatan mental mereka sangat bagus untuk menahan badai, walaupun kami sulit untuk berkembang," tambahnya, dilaman resmi LIB.
Baca Juga: Bacuya, Maskot Piala Dunia U-20 2023 Resmi Diluncurkan
Tanpa mental yang kuat, Arema FC mungkin saja gagal meraih poin penuh di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (17/9/2022) sore. Sebab, pada laga itu, Persik selaku tuan rumah bisa memberi tekanan.
Gol kemenangan Arema FC baru lahir di menit ke-81 melalu Irsyad Maulana. Sepakan, Irsyad itu menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran yang diciptakan tim tamu pada babak kedua.
Javier Roca mengakui bahwa nyaris sepanjang pertandingan pasukannya tertekan oleh Persik. Namun, Jayus Hariono dkk tampil apik menahan gempuran-gempuran itu.
"Persik di babak pertama cukup berbahaya, walaupun skema serangan mereka sudah kami prediksi. Di babak kedua kedua tim mainnya lebih berantakan, tapi tekad Persik sangat besar untuk memenangkan pertandingan," ujar pelatih asal Chile itu.
"Di momen seperti inilah para pemain Arema bermain secara profesional. Kekuatan mental mereka sangat bagus untuk menahan badai, walaupun kami sulit untuk berkembang," tambahnya, dilaman resmi LIB.
Lihat Juga :