Arema FC vs Persebaya Surabaya: Perbandingan 2 Klub Raksasa Jawa Timur
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 19:40 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian disusul bek asing asal Portugal Sergio Silva serta pemain tengah asal Jepang Renshi Yamaguchi dengan nominal sama yakni Rp 5,21 miliar.
Sedangkan sosok Evan Dimas Darmono dan Adam Alis masih menjadi pemain lokal dengan nilai pasar terbesar. Keduanya sama-sama memiliki nilai pasaran Rp 4,35 miliar.
Dari sisi umur pemain, Persebaya lebih muda dengan rata-rata 22,49 tahun. Ada perubahan dari musim lalu yang 24,05 tahun. Sedangkan kisaran usia skuad Arema FC musim ini yakni 26,61 tahun, sedikit lebih tua dari sebelumnya.
Ini karena kedatangan beberapa pemain berpengalaman seperti Evan Dimas, Adam Alis, hingga Hasyim Kipuw yang berusia 35 tahun. Arema FC menyekolahkan pemain mudanya seperti Bramtio Ramadhan dan Muhammad Faiz ke tim Liga 2 Deltras Sidoarjo.
Strategi perekrutan pemain terlihat bagaimana manajemen Arema FC lebih bijak dalam memanfaatkan potensi pemainnya. Para pemain utama nyaris 55 persen dipertahankan.
Kebijakan berbeda dilakukan manajemen Persebaya. Ini membuat Aji tampak kesulitan mematangkan skuad mudanya di Liga 1 musim ini.
Terlebih persaingan di lapangan kian terasa dengan kehadiran dua tim sultan RANS Nusantara FC dan Persis Solo, yang cukup getol belanja pemain.
Ambisi Persebaya kembali masuk lima besar seperti musim lalu agaknya tak sesuai realita. Sebab, manajemen tak mempertahankan setengah lebih skuad bintang mudanya yang hampir matang.
Di sisi lain faktor inkosistensi Persebaya musim ini juga didukung belum nyetelnya perpaduan pemain asing tak pemain lokal.
Sejauh ini dari statistik hanya Silvio Junior dan Sho Yamamoto yang menonjol dengan tiga golnya di musim ini hingga pekan 10 lalu.
Dua pemain lain yang berhasil mencatatkan gol yakni Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan, yang sama-sama menjadi pilar utama Persebaya musim lalu.
Belum lagi beberapa pemain pilar utama Persebaya Surabaya yang mengalami cedera. Misalnya Leo Lelis yang sempat absen di tiga laga awal musim melawan Persikabo, Persita, dan Bhayangkara FC.
Bahkan pemain asal Brasil ini juga kembali menderita cedera saat bermain melawan PSM Makassar. Ditariknya Lelis saat melawan PSM dan absen kontra RANS membuat pertahanan Persebaya kendur
Alhasil Green Force, julukan Persebaya kalah telak 0-3 di kandang PSM, dan 1-2 dari RANS di depan publik sendiri. Rizky Ridho yang bermain gemilang seolah tak punya partner kuat di benteng pertahanan.
Sedangkan sosok Evan Dimas Darmono dan Adam Alis masih menjadi pemain lokal dengan nilai pasar terbesar. Keduanya sama-sama memiliki nilai pasaran Rp 4,35 miliar.
Dari sisi umur pemain, Persebaya lebih muda dengan rata-rata 22,49 tahun. Ada perubahan dari musim lalu yang 24,05 tahun. Sedangkan kisaran usia skuad Arema FC musim ini yakni 26,61 tahun, sedikit lebih tua dari sebelumnya.
Ini karena kedatangan beberapa pemain berpengalaman seperti Evan Dimas, Adam Alis, hingga Hasyim Kipuw yang berusia 35 tahun. Arema FC menyekolahkan pemain mudanya seperti Bramtio Ramadhan dan Muhammad Faiz ke tim Liga 2 Deltras Sidoarjo.
Strategi perekrutan pemain terlihat bagaimana manajemen Arema FC lebih bijak dalam memanfaatkan potensi pemainnya. Para pemain utama nyaris 55 persen dipertahankan.
Kebijakan berbeda dilakukan manajemen Persebaya. Ini membuat Aji tampak kesulitan mematangkan skuad mudanya di Liga 1 musim ini.
Terlebih persaingan di lapangan kian terasa dengan kehadiran dua tim sultan RANS Nusantara FC dan Persis Solo, yang cukup getol belanja pemain.
Ambisi Persebaya kembali masuk lima besar seperti musim lalu agaknya tak sesuai realita. Sebab, manajemen tak mempertahankan setengah lebih skuad bintang mudanya yang hampir matang.
Di sisi lain faktor inkosistensi Persebaya musim ini juga didukung belum nyetelnya perpaduan pemain asing tak pemain lokal.
Sejauh ini dari statistik hanya Silvio Junior dan Sho Yamamoto yang menonjol dengan tiga golnya di musim ini hingga pekan 10 lalu.
Dua pemain lain yang berhasil mencatatkan gol yakni Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan, yang sama-sama menjadi pilar utama Persebaya musim lalu.
Belum lagi beberapa pemain pilar utama Persebaya Surabaya yang mengalami cedera. Misalnya Leo Lelis yang sempat absen di tiga laga awal musim melawan Persikabo, Persita, dan Bhayangkara FC.
Bahkan pemain asal Brasil ini juga kembali menderita cedera saat bermain melawan PSM Makassar. Ditariknya Lelis saat melawan PSM dan absen kontra RANS membuat pertahanan Persebaya kendur
Alhasil Green Force, julukan Persebaya kalah telak 0-3 di kandang PSM, dan 1-2 dari RANS di depan publik sendiri. Rizky Ridho yang bermain gemilang seolah tak punya partner kuat di benteng pertahanan.
Lihat Juga :