Dunia Soroti Tragedi Kanjuruhan 127 Orang Tewas usai Arema FC vs Persebaya
Minggu, 02 Oktober 2022 - 08:39 WIB
loading...
A
A
A
Tragedi kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan pasca laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya juga mendapat perhatian dari Mirror. Insiden itu menjadi highlight di media Inggris itu dengan judul "Puluhan Penggemar Sepak bola Tewas dalam Kerusuhan Massal yang Melibatkan Gas Air Mata Saat Liga Ditangguhkan".
Baca Juga: 10 Tragedi Kerusuhan Sepak Bola Paling Mematikan dalam Sejarah
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan bermula saat Arema kalah dengan skor 2-3. Seketika ratusan suporter tumpah ruah ke dalam lapangan. Kerusuhan menjadi semakin tak terkontrol saat para suporter itu bentrok dengan pihak kepolisian yang mencoba membuyarkan konsentrasi massa dengan melepaskan gas air mata. Tapi upaya itu justru membuat suporter Aremania panik.
Selain itu, New York Times di Amerika Serikat juga menyoroti tragedi Kanjuruhan yang menelan 127 orang meninggal. Dalam laporannya, New York times menuliskan: "Kekerasan sepak bola sudah lama menjadi masalah bagi Indonesia. Kekerasan, seringkali persaingan mematikan antara tim-tim besar adalah hal biasa," tulis New York Times.
Baca Juga: 10 Tragedi Kerusuhan Sepak Bola Paling Mematikan dalam Sejarah
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan bermula saat Arema kalah dengan skor 2-3. Seketika ratusan suporter tumpah ruah ke dalam lapangan. Kerusuhan menjadi semakin tak terkontrol saat para suporter itu bentrok dengan pihak kepolisian yang mencoba membuyarkan konsentrasi massa dengan melepaskan gas air mata. Tapi upaya itu justru membuat suporter Aremania panik.
Selain itu, New York Times di Amerika Serikat juga menyoroti tragedi Kanjuruhan yang menelan 127 orang meninggal. Dalam laporannya, New York times menuliskan: "Kekerasan sepak bola sudah lama menjadi masalah bagi Indonesia. Kekerasan, seringkali persaingan mematikan antara tim-tim besar adalah hal biasa," tulis New York Times.
(aww)
Lihat Juga :