Persaingan Scudetto Seri A, Menjaga Nyala Asa Juara
Sabtu, 04 Juli 2020 - 10:32 WIB
loading...
A
A
A
Hal tersebut tidak dipengaruhi pulihnya ketajaman barisan lini depan dalam tiga pertandingan terakhir, yakni Cristiano Ronaldo (CR7/tiga gol), Paulo Dybala (tiga gol) hingga Gonzalo Higuain (satu gol). Pulihnya ketajaman lini depan membuat Sarri senang, khususnya dengan kian padunya CR7 dan Dybala.
Menurut Sarri, hal itu memberikan keuntungan besar bagi Juve. Secara keseluruhan, Sarri juga menganggap Juve telah menemukan kembali jati dirinya sebagai tim kuat di Seri A. “Tim telah pulih dengan baik setelah kekecewaan dari Coppa Italia. Tapi, itu hanya masalah waktu sebelum kami pulih secara fisik,” kata Sarri, dilansir football-italia.net.
CR7 dan Dybala bakal diandalkan Sarri untuk meneror pertahanan Torino. Bonnuci dan Matthijs de Ligt menjaga sektor belakang bersama Gianluigi Buffon. Penjaga gawang berusia 42 tahun tersebut berpeluang menjadi pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang masa Seri A. Saat ini, Buffon sejajar dengan legendaris AC Milan Paolo Maldini (647 penampilan). (Baca juga: 8 Rekor Rudy Hartono yang Gemparkan Bulu Tangkis Dunia)
Tantangan lebih berat dihadapi Lazio. Mereka kedatangan penghuni urutan ketujuh AC Milan di Stadio Olimpico, Minggu (5/7/2020). Ambisi I Biancoceleste mengamankan tiga poin diganggu permasalahan teknis. Lazio dipastikan tanpa Ciro Immobile dan Felipe Caicedo setelah dihukum komisi disiplin. Keduanya mendapatkan kartu kuning seusai kemenangan 2-1 atas Torino, Rabu (1/7/2020), yang membuat mereka mengumpulkan masing-masing lima kartu kuning.
Akibatnya, Lazio tidak memiliki penyerang murni. Sebagai ganti, Pelatih Simone Inzaghi akan mengoptimalkan Joaquin Corre dan Luis Alberto. Tanpa mengecilkan kans scudetto, Inzaghi menegaskan target Lazio adalah lolos ke Liga Champions musim depan setelah terakhir kali berpartisipasi di musim 2007/2008.
“Kami tahu jalan kami. Empat tahun lalu, kami mulai berusaha meningkatkan dari tahun ke tahun. Kami telah memenangkan trofi. Tujuannya adalah mencapai Liga Champions, kami sudah dekat. Ketika kami mencapai target itu, kami akan memikirkan yang lainnya,” papar Inzaghi.
Menurut Sarri, hal itu memberikan keuntungan besar bagi Juve. Secara keseluruhan, Sarri juga menganggap Juve telah menemukan kembali jati dirinya sebagai tim kuat di Seri A. “Tim telah pulih dengan baik setelah kekecewaan dari Coppa Italia. Tapi, itu hanya masalah waktu sebelum kami pulih secara fisik,” kata Sarri, dilansir football-italia.net.
CR7 dan Dybala bakal diandalkan Sarri untuk meneror pertahanan Torino. Bonnuci dan Matthijs de Ligt menjaga sektor belakang bersama Gianluigi Buffon. Penjaga gawang berusia 42 tahun tersebut berpeluang menjadi pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang masa Seri A. Saat ini, Buffon sejajar dengan legendaris AC Milan Paolo Maldini (647 penampilan). (Baca juga: 8 Rekor Rudy Hartono yang Gemparkan Bulu Tangkis Dunia)
Tantangan lebih berat dihadapi Lazio. Mereka kedatangan penghuni urutan ketujuh AC Milan di Stadio Olimpico, Minggu (5/7/2020). Ambisi I Biancoceleste mengamankan tiga poin diganggu permasalahan teknis. Lazio dipastikan tanpa Ciro Immobile dan Felipe Caicedo setelah dihukum komisi disiplin. Keduanya mendapatkan kartu kuning seusai kemenangan 2-1 atas Torino, Rabu (1/7/2020), yang membuat mereka mengumpulkan masing-masing lima kartu kuning.
Akibatnya, Lazio tidak memiliki penyerang murni. Sebagai ganti, Pelatih Simone Inzaghi akan mengoptimalkan Joaquin Corre dan Luis Alberto. Tanpa mengecilkan kans scudetto, Inzaghi menegaskan target Lazio adalah lolos ke Liga Champions musim depan setelah terakhir kali berpartisipasi di musim 2007/2008.
“Kami tahu jalan kami. Empat tahun lalu, kami mulai berusaha meningkatkan dari tahun ke tahun. Kami telah memenangkan trofi. Tujuannya adalah mencapai Liga Champions, kami sudah dekat. Ketika kami mencapai target itu, kami akan memikirkan yang lainnya,” papar Inzaghi.
Lihat Juga :