Pesan Menyentuh Pele Respons Tragedi Kanjuruhan: Kekerasan Tak Pernah Sejalan dengan Olahraga
Rabu, 05 Oktober 2022 - 10:48 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Hasil Lengkap Liga Champions, Rabu (5/10/2022): Barcelona Merana, Bayern dan Liverpool Semringah
Ribuan penonton di tribun pun berdesakan menuju pintu keluar karena tak tahan dengan gas air mata tersebut. Alhasil, banyak dari mereka yang mengalami sesak napas dan terinjak oleh penonton lainnya hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa, setidaknya sebanyak 125 orang dan ratusan lainnya luka-luka.
Tragedi itu pun mendapatkan perhatian dari dunia internasional. Pasalnya, ini merupakan salah satu bencana terbesar dalam dunia sepakbola yang memakan ratusan korban jiwa.
Setelah banyak tokoh pesepak bola dunia yang menyampaikan duka mereka atas Tragedi Kanjuruhan, legenda sepakbola asal Brasil, Pele,pun turut memberikan doa dan harapannya untuk para korban. Menurutnya, kekerasan tidak cocok dengan olahraga, termasuk sepak bola, karena seharusnya hal itu justru dibalut dengan rasa cinta terharap sesama manusia.
“Akhir pekan ini, kita menyaksikan salah satu bencana terbesar dalam sejarah sepak bola. Setidaknya ada 32 anak-anak di antara 125 orang tewas,” tulis Pele di Instagram-nya, @pele, Selasa (4/10/2022), sembari mengunggah foto menyalakan lilin berbentuk hati (cinta) yang dilakukan oleh salah satu suporter Tanah Air sebagai penghormatan kepada para korban Tragedi Kanjuruhan.
Ribuan penonton di tribun pun berdesakan menuju pintu keluar karena tak tahan dengan gas air mata tersebut. Alhasil, banyak dari mereka yang mengalami sesak napas dan terinjak oleh penonton lainnya hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa, setidaknya sebanyak 125 orang dan ratusan lainnya luka-luka.
Tragedi itu pun mendapatkan perhatian dari dunia internasional. Pasalnya, ini merupakan salah satu bencana terbesar dalam dunia sepakbola yang memakan ratusan korban jiwa.
Setelah banyak tokoh pesepak bola dunia yang menyampaikan duka mereka atas Tragedi Kanjuruhan, legenda sepakbola asal Brasil, Pele,pun turut memberikan doa dan harapannya untuk para korban. Menurutnya, kekerasan tidak cocok dengan olahraga, termasuk sepak bola, karena seharusnya hal itu justru dibalut dengan rasa cinta terharap sesama manusia.
“Akhir pekan ini, kita menyaksikan salah satu bencana terbesar dalam sejarah sepak bola. Setidaknya ada 32 anak-anak di antara 125 orang tewas,” tulis Pele di Instagram-nya, @pele, Selasa (4/10/2022), sembari mengunggah foto menyalakan lilin berbentuk hati (cinta) yang dilakukan oleh salah satu suporter Tanah Air sebagai penghormatan kepada para korban Tragedi Kanjuruhan.
Lihat Juga :