Bagnaia Terpaut 2 Poin dari Quartararo, Perebutan Gelar MotoGP 2022 Dimulai
Senin, 10 Oktober 2022 - 01:02 WIB
loading...
A
A
A
Pirro menjelaskan Ducati selalu mencoba merebut gelar juara dunia MotoGP setelah terakhir diraih Casey Stoner pada 2007. Dia menyebut perjuangan Bagnaia untuk menjadi juara dunia musim ini baru dimulai di GP Australia.
"Di Ducati kami telah mengejar gelar juara dunia selama beberapa tahun. Dari sudut pandang tertentu, kejuaraan sebenarnya seolah-olah dimulai di Australia, dan di mana Pecco harus mengelola berbagai situasi," kata Pirro.
Pirro menjelaskan Ducati punya motor terbaik di lintasan. Tapi, dia juga menyadari balapan tidak bisa diprediksi. Artinya, apa pun bisa terjadi.
Dia menjelaskan Bagnaia tidak mendapatkan poin di Jepang. Sedangkan Quartararo gagal memperlebar jarak di klasemen usai mendapatkan hasil mengecewakan di Thailand.
"Kami (Ducati) mungkin memiliki motor terbaik di luar sana, tetapi balapan selalu tidak dapat diprediksi. Pecco jatuh di Jepang, sementara Quartararo tidak mendapatkan poin di Thailand.
Namun, Pirro menjelaskan dengan selisih dua dari Quartararo, Bagnaia harus bisa fokus karena banyak pembalap memiliki kecepatan. Dia memperingati Bagnaia agar tidak meremehkan Quartararo dan Aleix Espargaro di setiap balapan.
"Di Ducati kami telah mengejar gelar juara dunia selama beberapa tahun. Dari sudut pandang tertentu, kejuaraan sebenarnya seolah-olah dimulai di Australia, dan di mana Pecco harus mengelola berbagai situasi," kata Pirro.
Pirro menjelaskan Ducati punya motor terbaik di lintasan. Tapi, dia juga menyadari balapan tidak bisa diprediksi. Artinya, apa pun bisa terjadi.
Dia menjelaskan Bagnaia tidak mendapatkan poin di Jepang. Sedangkan Quartararo gagal memperlebar jarak di klasemen usai mendapatkan hasil mengecewakan di Thailand.
"Kami (Ducati) mungkin memiliki motor terbaik di luar sana, tetapi balapan selalu tidak dapat diprediksi. Pecco jatuh di Jepang, sementara Quartararo tidak mendapatkan poin di Thailand.
Namun, Pirro menjelaskan dengan selisih dua dari Quartararo, Bagnaia harus bisa fokus karena banyak pembalap memiliki kecepatan. Dia memperingati Bagnaia agar tidak meremehkan Quartararo dan Aleix Espargaro di setiap balapan.
Lihat Juga :