Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, Persib Bandung Evaluasi Prosedur Pertandingan

Selasa, 11 Oktober 2022 - 19:02 WIB
loading...
Belajar dari Tragedi...
Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan hingga 131 jiwa menjadi pelajaran penting bagi Persib Bandung untuk terus mengevaluasi sistem penyelenggaraan pertandingan. Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
A A A
BANDUNG - Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan hingga 131 jiwa menjadi pelajaran penting bagi Persib Bandung untuk terus mengevaluasi sistem penyelenggaraan pertandingan. Harapannya agar hal serupa tidak terjadi lagi khususnya di Liga 1.

Baca Juga: Menpora Ogah Campuri Desakan Mundur Iwan Bule dari Ketum PSSI, Khawatir Indonesia Dapat Sanksi FIFA

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono mengatakan pihaknya akan berkolaborasi dengan sejumlah pihak untuk memastikan stadion tempat yang aman. Ini agar suporter tetap berani menyaksikan pertandingan secara langsung.

Terlebih, sebelum tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022, Persib sudah lebih dulu merasakan pengalaman tidak mengenakkan. Dua Bobotoh meregang nyawa saat menjamu Persebaya Surabaya di Gelora Bandung Lautan Api pada laga Piala Presiden 2022.

Peristiwa pada 17 Juni 2022 itu hampir mirip dengan yang terjadi di Kanjuruhan selepas duel Arema FC vs Persebaya di Liga 1 2022/2023. Para suporter berdesakan, kehabisan oksigen dan meregang nyawa.

Manajemen dan panitia pelaksana Persib banjir hujatan setelah insiden itu. lebih lanjut, jadwal pertandingan yang terlalu malam juga disorot oleh publik sepak bola Indonesia.

Itu sebabnya Teddy menegaskan Persib terus mengevaluasi dan berbenah agar kejadian serupa tidak terjadi kembali. Tragedi di GBLA dan Kanjuruhan dijadikan sebagai pelajaran.

Soalnya, Persib juga punya pertandingan yang sangat beresiko, yakni melawan Persija Jakarta. Duel bertajuk El Clasio Indonesia itu rentan terjadi gesekan antara suporter. Apalaga sudah beberapa kali terjadi kerusuhan yang memakan korban jiwa.

“Sistem pengelolaan pertandingan yang Persib terapkan sejak dimulainya kompetisi Liga 1 musim 2022/2023 sebagai bentuk mitigasi kemungkinan terburuk dari yang sebelumnya pernah terjadi,” kata Teddy.

“Memang, pengelolaan pertandingan yang kami terapkan ini belum sempurna. Karena itu, kami terus berdiskusi, mengevaluasi penyelenggaraan pertandingan untuk penyempurnaan sistem di berbagai aspek,” sambungnya.

Teddy ingin agar stadion menjadi tempat yang aman dikunjungi suporter dan keluarganya. Ini sebabnya Persib akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kapolda Jawa Barat untuk menciptakan iklim pertandingan yang aman dan nyaman.

"Itu semua merupakan hasil sinergi dengan berbagai pihak demi terciptanya iklim pertandingan yang aman dan juga nyaman. Sebab, hanya dengan cara itu, sepakbola Indonesia dapat dinikmati semua kalangan,” tuturnya.

“Kami berkomitmen untuk secara konsisten mengutamakan keamanan dan kenyamanan," lanjut Teddy melalui rilis yang diterima MNC Portal Indonesia, Selasa (11/10/2022).

Teddy percaya masyarakat Indonesia tetap menggemari pertandingan sepak bola meski telah terjadi tragedi Kanjuruhan. Karena itu, harus ada pembenahan penyelenggaraan pertandingan agar fans percaya bahwa stadion bukan tempat yang berbahaya.

Baca Juga: Investigasi Tragedi Kanjuruhan, TGIPF Panggil PSSI, PT LIB hingga Broadcaster

"Kami yakin, lambat-laun pola pengelolaan pertandingan yang kami terapkan ini dapat berjalan dan dapat diterapkan dengan baik dan utamanya dapat diterima semua pihak,” tutup Teddy.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Frans Putros, Pemain...
Frans Putros, Pemain Aktif Liga Indonesia Pertama di Piala Dunia 2026
Igor Tolic Gantikan...
Igor Tolic Gantikan Bojan Hodak Jadi Pelatih Persib Bandung
Dony Tri Pamungkas Kaget...
Dony Tri Pamungkas Kaget Jadi Pemain Muda Terbaik Super League 2025-2026
Bojan: Persib Masih...
Bojan: Persib Masih Dipeluk Dewi Fortuna
Persib Bandung Juara...
Persib Bandung Juara Super League 2025-2026, Persija: Selamat!
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah 3 Gelar Beruntun
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Persib Juara Super League,...
Persib Juara Super League, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Fly Over Pasopati
Special Bola
Remehkan Timnas Brasil,...
Bola Dunia
Remehkan Timnas Brasil, Pemain Jepang Kento Shiogai Jadi Bulan-bulan Netizen di Media Sosial!
Hasil Timnas Jerman...
Bola Dunia
Hasil Timnas Jerman vs Paraguay di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sama Kuat 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Gabriel Mutombo Layak...
Liga Indonesia
Gabriel Mutombo Layak Gantikan Federico Barba di Persib Bandung?
Rekomendasi
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Berita Terkini
Menit ke-95! Martinelli...
Menit ke-95! Martinelli Tulis Rekor Baru Piala Dunia
Rekam Jejak Paraguay,...
Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
5 Fakta Menarik Jerman...
5 Fakta Menarik Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Pecah Rekor Adu Penalti
Kejutan! Paraguay Singkirkan...
Kejutan! Paraguay Singkirkan Jerman Lewat Adu Penalti
Jerman Ditahan Paraguay...
Jerman Ditahan Paraguay hingga Extra Time, Laga Berlanjut ke Adu Penalti
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved