Kompetisi Terhenti, Tim Singo Edan Ajak Instropeksi Diri
Selasa, 14 April 2020 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
Peringatan keras tersebut, diberikan kepada kedua pelatih, karena dinilai melakukan protes berlebihan pada wasit cadangan saat Arema FC bertanding di kandang PS Tira, pada 2 Maret 2020.
Dua poin sanksi berikutnya adalah Arema FC mendapatkan lima kartu kuning dalam satu pertandingan, serta suporter melakukan pelemparan botol dan masuk ke dalam lapangan saat Arema FC menjamu Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan pada 8 Maret 2020).
Akibat dua pelanggaran tersebut, Arema FC mendapatkan sanksi dari komisi disiplin berupa denda masing-masing Rp50 juta, sehingga total denda yang harus dibayarkan sebesar Rp100 juta.
Menurut Media Officer Arema FC, Sudarmaji, yang ddikutip dari laman resmi Arema FC, adanya empat poin sanksi yang dijatuhkan kepada Arema FC tersebut, diharapkan menjadi bahan instropeksi diri semua pihak, agar tidak terulang kembali.
"Saat kompetisi diliburkan seperti saat ini, tentunya menjadi media yang tepat untuk melakukan instropeksi diri, dan berbenah untuk berubah menjadi lebih baik lagi," ujar mantan jurnalis itu.
Dua poin sanksi berikutnya adalah Arema FC mendapatkan lima kartu kuning dalam satu pertandingan, serta suporter melakukan pelemparan botol dan masuk ke dalam lapangan saat Arema FC menjamu Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan pada 8 Maret 2020).
Akibat dua pelanggaran tersebut, Arema FC mendapatkan sanksi dari komisi disiplin berupa denda masing-masing Rp50 juta, sehingga total denda yang harus dibayarkan sebesar Rp100 juta.
Menurut Media Officer Arema FC, Sudarmaji, yang ddikutip dari laman resmi Arema FC, adanya empat poin sanksi yang dijatuhkan kepada Arema FC tersebut, diharapkan menjadi bahan instropeksi diri semua pihak, agar tidak terulang kembali.
"Saat kompetisi diliburkan seperti saat ini, tentunya menjadi media yang tepat untuk melakukan instropeksi diri, dan berbenah untuk berubah menjadi lebih baik lagi," ujar mantan jurnalis itu.
(yus)
Lihat Juga :