PSSI-FIFA Gelar Fun Football, Akmal Marhali: Tidak Ada Sense of Crisis, Malah Senang-Senang
Kamis, 20 Oktober 2022 - 02:02 WIB
loading...
Pengurus PSSI dan Presiden FIFA Gianni Infantino menggelar fun football di Stadion Madya, Senayan Jakarta, Selasa (18/10/2022)/Foto/MPI/Aldhi chandra
A
A
A
JAKARTA - Pengurus PSSI dan Presiden FIFA Gianni Infantino menggelar fun football di Stadion Madya, Senayan Jakarta, Selasa (18/10/2022). Kegiatan itu rangkaian kunjungan Infantino ke Indonesia.
Alih-alih mendapat simpati, kegiatan itu justru menuai kritikan tajam. Bahkan, publik sepak bola tanah air menyayangkan kegiatan yang seharusnya tidak dilakukan di tengah duka tragedi Kanjuruhan .
Baca juga: Ballon d'Or 2022: Sindiran Toni Kroos, Real Madrid Cuma Nomor 3 Terbaik di Bawah Man City dan Liverpool
Koordinator Save Our Soccer Akmal Marhali turut memberikan kritikan keras terhadap kegiatan itu. Lantaran, dinilai tidak tepat kegiatan itu dilakukan.
"Sangat disayangkan. Itu kampanye yang salah dilakukan PSSI dan FIFA. Kegiatan itu tidak ada sense of crisis, tidak empati dan simpati," kata Akmal Marhali kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Rabu (19/10/2022).
Baca juga: Presiden Madrid Puji Benzema Raih Ballon d'Or 2022: Reinkarnasi Ronaldo-Zidane!
Anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) itu mengatakan kisah memilukan tragedi Kanjuruhan belum usai. Pasalnya, bertambah korban jiwa satu orang lagi yang menjadi korban jiwa mencapai 133 orang.
Alih-alih mendapat simpati, kegiatan itu justru menuai kritikan tajam. Bahkan, publik sepak bola tanah air menyayangkan kegiatan yang seharusnya tidak dilakukan di tengah duka tragedi Kanjuruhan .
Baca juga: Ballon d'Or 2022: Sindiran Toni Kroos, Real Madrid Cuma Nomor 3 Terbaik di Bawah Man City dan Liverpool
Koordinator Save Our Soccer Akmal Marhali turut memberikan kritikan keras terhadap kegiatan itu. Lantaran, dinilai tidak tepat kegiatan itu dilakukan.
"Sangat disayangkan. Itu kampanye yang salah dilakukan PSSI dan FIFA. Kegiatan itu tidak ada sense of crisis, tidak empati dan simpati," kata Akmal Marhali kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Rabu (19/10/2022).
Baca juga: Presiden Madrid Puji Benzema Raih Ballon d'Or 2022: Reinkarnasi Ronaldo-Zidane!
Anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) itu mengatakan kisah memilukan tragedi Kanjuruhan belum usai. Pasalnya, bertambah korban jiwa satu orang lagi yang menjadi korban jiwa mencapai 133 orang.
Lihat Juga :