Tuntutan Gelar KLB Kian Deras, Begini Cara Kaesang Pangarep Sentil PSSI!
Senin, 24 Oktober 2022 - 22:27 WIB
loading...
A
A
A
"Tapi apa kami yang cuma 1 voter ini ud cukup?," tanya Kaesang sembari memposting salah satu berita online soal penolakan KLB PSSI.
Sebelumnya, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) melaporkan hasil investigasi selama dua pekan terkaittragedi Kanjuruhankepada Presiden Joko Widodo, pada Jumat (14/10/2022).
Dalam konferensi pers, Ketua TFIPF Mahfud MD meminta pengurus PSSI bertanggung jawab atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022).
"Secara normatif, pemerintah tidak bisa mengintervensi PSSI, namun dalam negara yang memiliki dasar moral dan etik serta budaya adiluhung, sudah sepatutnya Ketua Umum PSSI dan seluruh jajaran Komite Eksekutif mengundurkan diri," tulis kesimpulan dari draft yang diberikan TGIPF.
"Mundurnya PSSI adalah sebagai bentuk pertanggung jawaban moral atas jatuhnya korban sebanyak 712 orang, di mana saat laporan ini disusun sudah mencapai 132 orang meninggal dunia, 96 orang luka berat, 484 orang luka sedang/ringan yang sebagian bisa saja mengalami dampak jangka panjang."
Sebelumnya, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) melaporkan hasil investigasi selama dua pekan terkaittragedi Kanjuruhankepada Presiden Joko Widodo, pada Jumat (14/10/2022).
Dalam konferensi pers, Ketua TFIPF Mahfud MD meminta pengurus PSSI bertanggung jawab atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022).
"Secara normatif, pemerintah tidak bisa mengintervensi PSSI, namun dalam negara yang memiliki dasar moral dan etik serta budaya adiluhung, sudah sepatutnya Ketua Umum PSSI dan seluruh jajaran Komite Eksekutif mengundurkan diri," tulis kesimpulan dari draft yang diberikan TGIPF.
"Mundurnya PSSI adalah sebagai bentuk pertanggung jawaban moral atas jatuhnya korban sebanyak 712 orang, di mana saat laporan ini disusun sudah mencapai 132 orang meninggal dunia, 96 orang luka berat, 484 orang luka sedang/ringan yang sebagian bisa saja mengalami dampak jangka panjang."
Lihat Juga :