Penentuan Juara Dunia di MotoGP Valencia 2022: Bagnaia vs Quartararo, Minim Rekor di Ricardo Tormo
Rabu, 02 November 2022 - 09:38 WIB
loading...
A
A
A
Poin pertamanya di salah satu trek kebanggaan Spanyol itu baru lahir pada 2015 lalu dalam musim debutnya bersama Mahindra dengan finis di urutan ke-13. Akan tetapi, tahun berikutnya lagi-lagi dia gagal mencetak poin.
Setelah itu, saat promosi ke kelas Moto2 pada edisi 2017 lalu, pembalap kelahiran Turin itu akhirnya berhasil finis di posisi ke-4 di Valencia. Namun, dia kembali tak memperoleh satu pun poin pada musim berikutnya.
Hasil terbaik rider Ducati Lenovo itu di Ricardo Tormo baru datang pada putaran terakhir 2021 lalu alias musim ketiganya di kelas MotoGP. Kala itu, dia berhasil menjadi pemenang meski balapan itu sudah tak menentukan apa-apa lagi karena Quartararo sudah dipastikan jadi juara.
Akan tetapi, sebelum itu pembalap berusia 25 tahun tersebut juga tak punya hasil yang cemerlang di Valencia dalam karier MotoGP-nya. Pada 2019, dia tak mentas karena cedera di latihan bebas, pada 2020 dia gagal finis di balapan pertama yang bertajuk GP Eropa dan kemudian finis di urutan ke-11 di GP Valencia.
Fabio Quartararo
Performa El Diablo –julukan Quartararo- sendiri tak jauh beda dengan Pecco di Valencia. Namun, bisa dikatakan bahwa dalam segi hasil, pada beberapa kesempatan dia tampil lebih baik dibanding rivalnya itu.
Pada musim debutnya di Moto3 2015, bintang asal Prancis itu gagal finis. Lalu, pada tahun berikutnya dia berada di urutan ke-14.
Kemudian, saat hijrah ke Moto2 pada 2017, Quartararo berhasil melewati garis finis di urutan ke-8 bersama KALEX dari Pons Racing. Pada musim selanjutnya, dia sukses naik dua tempat untuk mengamankan posisi ke-6 di Valencia.
Setelah itu, saat promosi ke kelas Moto2 pada edisi 2017 lalu, pembalap kelahiran Turin itu akhirnya berhasil finis di posisi ke-4 di Valencia. Namun, dia kembali tak memperoleh satu pun poin pada musim berikutnya.
Hasil terbaik rider Ducati Lenovo itu di Ricardo Tormo baru datang pada putaran terakhir 2021 lalu alias musim ketiganya di kelas MotoGP. Kala itu, dia berhasil menjadi pemenang meski balapan itu sudah tak menentukan apa-apa lagi karena Quartararo sudah dipastikan jadi juara.
Akan tetapi, sebelum itu pembalap berusia 25 tahun tersebut juga tak punya hasil yang cemerlang di Valencia dalam karier MotoGP-nya. Pada 2019, dia tak mentas karena cedera di latihan bebas, pada 2020 dia gagal finis di balapan pertama yang bertajuk GP Eropa dan kemudian finis di urutan ke-11 di GP Valencia.
Fabio Quartararo
Performa El Diablo –julukan Quartararo- sendiri tak jauh beda dengan Pecco di Valencia. Namun, bisa dikatakan bahwa dalam segi hasil, pada beberapa kesempatan dia tampil lebih baik dibanding rivalnya itu.
Pada musim debutnya di Moto3 2015, bintang asal Prancis itu gagal finis. Lalu, pada tahun berikutnya dia berada di urutan ke-14.
Kemudian, saat hijrah ke Moto2 pada 2017, Quartararo berhasil melewati garis finis di urutan ke-8 bersama KALEX dari Pons Racing. Pada musim selanjutnya, dia sukses naik dua tempat untuk mengamankan posisi ke-6 di Valencia.
Lihat Juga :