Wow! H-1 Jelang WSBK Sirkuit Mandalika, Tiket Terjual 30.510 Lembar
Kamis, 10 November 2022 - 17:31 WIB
loading...
Hingga H-1 pelaksanaan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 11-13 November 2022, tiket terjual mencapai 30.510 lembar. Foto dok/SINDOnews
A
A
A
LOMBOK TEBGAH - Hingga H-1 pelaksanaan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika , Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 11-13 November 2022, tiket terjual mencapai 30.510 lembar.
"Sampai hari ini tiket yang terjual sebanyak 30.510 lembar tiket," kata Head of Corcec Xplorin, Norman Haka Sulaiman selaku panitia penyelenggara di Sirkuit Mandalika, Kamis (10/11/2022). Baca juga: WSBK 2022: Alvaro Bautista Butuh Cepat Adaptasi Tunggangi Motor Ducati di Sirkuit Mandalika
Dia menyampaikan, dari 30.510 lembar tiket yang sudah terjual tersebut, sebanyak 70 persen dibeli oleh masyarakat Lombok, NTB."Kami sangat apresiasi, karena dari 70 persen yang menonton itu adalah masyarakat NTB," ucap Haka.
Sementara itu, sekitar 30 persen yang membeli tiket merupakan orang luar Lombok, seperti Bali, dan beberapa daerah di Pulau Jawa.
"Kalau luar ini banyak yang datang dari Bali, karena dari sisi transportasi akses Bali lebih dekat dengan Lombok. Ini datanya dari tiket yang terjual. Tapi kalau dari luar negeri itu ada Malaysia dan Australia. Tapi untuk luar negeri ini jumlahnya tidak banyak," terangnya.
Haka Sulaiman mengatakan tiket yang terjual itu terbagi untuk hari kedua pada 12 November sebanyak 6.981 lembar dan hari ketiga pada 13 November sebanyak 23.529 lembar.
"Sampai hari ini tiket yang terjual sebanyak 30.510 lembar tiket," kata Head of Corcec Xplorin, Norman Haka Sulaiman selaku panitia penyelenggara di Sirkuit Mandalika, Kamis (10/11/2022). Baca juga: WSBK 2022: Alvaro Bautista Butuh Cepat Adaptasi Tunggangi Motor Ducati di Sirkuit Mandalika
Dia menyampaikan, dari 30.510 lembar tiket yang sudah terjual tersebut, sebanyak 70 persen dibeli oleh masyarakat Lombok, NTB."Kami sangat apresiasi, karena dari 70 persen yang menonton itu adalah masyarakat NTB," ucap Haka.
Sementara itu, sekitar 30 persen yang membeli tiket merupakan orang luar Lombok, seperti Bali, dan beberapa daerah di Pulau Jawa.
"Kalau luar ini banyak yang datang dari Bali, karena dari sisi transportasi akses Bali lebih dekat dengan Lombok. Ini datanya dari tiket yang terjual. Tapi kalau dari luar negeri itu ada Malaysia dan Australia. Tapi untuk luar negeri ini jumlahnya tidak banyak," terangnya.
Haka Sulaiman mengatakan tiket yang terjual itu terbagi untuk hari kedua pada 12 November sebanyak 6.981 lembar dan hari ketiga pada 13 November sebanyak 23.529 lembar.
Lihat Juga :