Tragedi Suporter Wales Meninggal di Qatar demi Dukung Gareth Bale Cs
Sabtu, 26 November 2022 - 20:27 WIB
loading...
Tragedi Suporter Wales Meninggal di Qatar demi Dukung Gareth Bale Cs/The Sun
A
A
A
Tragedi suporter Wales meninggal untuk memberikan dukungan kepada Gareth Bale dan kawan-kawan di Piala Dunai 2022 di Qatar. Penggemar sepak bola Wales Kevin Davies yang berusia 62 tahun, meninggal setelah bepergian ke Qatar untuk Piala Dunia bersama putranya.
Seorang penggemar sepak bola Wales yang melakukan perjalanan ke Qatar untuk Piala Dunia telah meninggal. Kevin Davies, dari Pembrokeshire, jatuh sakit setelah melakukan perjalanan sejauh 3.300 mil ke negara Timur Tengah bersama putra dan teman-temannya untuk menyaksikan tim Rob Page bertanding.
Baca Juga: Susunan Pemain Polandia vs Arab Saudi: Bialo-Czerwoni Forsir Menang
Pria berusia 62 tahun itu dilaporkan telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Hamad, di Doha, setelah pertandingan Wales melawan Iran, di mana dia kemudian meninggal. Dapat dipahami Mr Davies menderita insiden medis dan tidak menghadiri kekalahan 2-0 tetapi tetap tinggal di apartemennya setelah merasa sakit.
Keluarga dan teman-temannya dibantu oleh kelompok penggemar Asosiasi Pendukung Sepak Bola Cymru, serta pejabat Pemerintah Inggris di Doha. Paul Corkrey dari Asosiasi Pendukung Sepak Bola Cymru mengatakan kepada kantor berita PA: "Dia adalah bagian dari Tembok Merah dan kami semua hancur untuk dia dan keluarganya.''
Seorang penggemar sepak bola Wales yang melakukan perjalanan ke Qatar untuk Piala Dunia telah meninggal. Kevin Davies, dari Pembrokeshire, jatuh sakit setelah melakukan perjalanan sejauh 3.300 mil ke negara Timur Tengah bersama putra dan teman-temannya untuk menyaksikan tim Rob Page bertanding.
Baca Juga: Susunan Pemain Polandia vs Arab Saudi: Bialo-Czerwoni Forsir Menang
Pria berusia 62 tahun itu dilaporkan telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Hamad, di Doha, setelah pertandingan Wales melawan Iran, di mana dia kemudian meninggal. Dapat dipahami Mr Davies menderita insiden medis dan tidak menghadiri kekalahan 2-0 tetapi tetap tinggal di apartemennya setelah merasa sakit.
Keluarga dan teman-temannya dibantu oleh kelompok penggemar Asosiasi Pendukung Sepak Bola Cymru, serta pejabat Pemerintah Inggris di Doha. Paul Corkrey dari Asosiasi Pendukung Sepak Bola Cymru mengatakan kepada kantor berita PA: "Dia adalah bagian dari Tembok Merah dan kami semua hancur untuk dia dan keluarganya.''
Lihat Juga :