Nomor Sprint dan Relays Jadi Primadona di SAC Indonesia 2022–West Java Qualifiers

Sabtu, 26 November 2022 - 16:33 WIB
loading...
Nomor Sprint dan Relays Jadi Primadona di SAC Indonesia 2022–West Java Qualifiers
Peserta penyisihan nomor lari 1.000 meter putri tingkat pelajar SMA melesat sendirian di urutan terdepan pada Energen Champion SAC Indonesia 2022-West Java Qualifiers yang digelar 25 hingga 27 November di GOR Arcamanik, Bandung / Foto: Istimewa
A A A
BANDUNG - Sebanyak 3.725 pelajar se Jawa Barat antusias berpartisipasi pada Energen Champion Student Athletics Championships (SAC) Indonesia 2022-West Java Qualifiers. Jumlah tersebut dihimpun dari 313 sekolah, mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA atau sederajat yang berasal dari Bandung, Sukabumi, Indramayu, Cirebon, Bogor, Cikarang, Bekasi, Kuningan hingga Tasikmalaya.

Para peserta West Java Qualifiers ini berlomba selama tiga hari di GOR Arcamanik pada 25-27 November 2022. Sama sepertiqualifierslain, ada limamain eventyang akan diperlombakan, yaknisprint (lari jarak pendek),middle distance (lari jarak menengah),relays (lari estafet),shot put (tolak peluru),danlong jump (lompat jauh). Selain itu juga diperlombakan duasupporting event khusus pelajar SD, yakniKanga’s EscapedanFormula One.

Nomor sprint dan relays menjadi primadona pada kompetisi atletik pelajar terbesar Tanah Air, yang diadakan Energen Champion, yang bekerjasama dengan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) dan DBL Indonesia ini. Sebanyak 1.158 peserta (dari total 3.725) tercatat mengikuti nomorsprint dari tiga jenjang, yakni SD, SMP dan SMA.

Sedangkan 1.103 pelajar dari semua jenjang mengikuti nomorrelays. Sebanyak 319 peserta lain berlaga dimiddle distance. Long jumpuntuk SMP dan SMA total diikuti oleh 129 pelajar. Danshot putdiikuti oleh 116 siswa.

Untuksupporting eventjenjang Sekolah Dasar (SD), Kanga’s Escapediikuti oleh 408 pelajar. SementaraFormula Onediikuti oleh 492 orang.Ketua Umum KONI Bandung, Nuryadi, mengaku takjub terhadap penyelenggaraan SAC Indonesia-West Java Qualifiers. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri opening ceremony,Jumat (25/11/2022).

Menurutnya, kompetisi atletik menyasar pelajar secara masif ini merupakan terobosan luar biasa. "Pesertanya mencapai lebih dari 3.000 itu sesuatu yang hebat. Saya yakin dari jumlah tersebut pasti ada bakat dan bibit atletik yang ditemukan. Selain itu, saya juga percaya bahwa tahun depan pasti pesertanya akan semakin banyak lagi. Karena siswa dan pelajar berpotensi akan menunggu gelaran ini," ungkap Nuryadi dalam keterangan persnya.

Tak lupa, Nuryadi juga memuji sistem berjenjang dari event ini. Pasalnya, para atlet yang juara di tingkat SMA akan diberangkatkan ke babak National Championship. Selain itu, juara tingkat nasional berkesempatanmengikuti training campke Australia.

"Saya berharap wakil-wakil dari West Java Qualifiers dapat kembali membanggakan nama sekolah dan daerah. Jadi, tampilkan yang terbaik. Bisa jadi ini akan menjadi bekal ke depannya untuk mewakili bangsa di ajang seperti SEA Games atau kejuaraan internasional lainnya kelak," kata Nuryadi.

Opening ceremonyEnergen Champion SAC Indonesia-West Java Qualifiers dihadiri oleh Group Regional Sales Manager Jawa Barat Darmawan Liman, Kepala Bidang Pembinaan dan Infrastruktur Olahraga Dispora Jabar Hendy Maulana Yusup, Kepala UPT Teknologi dan Informasi Disdik Jabar Budi Hermawan, Project Leader Mayora Jawa Barat Sebul Matthew dan Brand Manager Strive Aldo Ronald.

Dari pelaksanaan hari pertama, SMAN 7 Cirebon punya jagoan yang diperhitungkan. Ia adalah Tiara Maelani. Juara lompat jauh putri jenjang SMA dalam Energen Champion Student Athletics Championships (SAC) Indonesia-West Java Qualifiers.

Pada Jumat (25/11/2022), Tiara menciptakan lompatan sejauh 4,39 meter.Tiara ditemani Elisa Bahtiar dari SMAN 1 Cisayong yang menempati posisirunner-up dengan lompatan sejauh 4,19 meter mewakili Jawa Barat ke National Championship. Sedangkan di posisi ketiga ada Mayanda Nurhayfa dari SMAN 26 Bandung yang mengantongi 4,04 meter.

Dari persaingan lompat jauh putra tingkat SMA, Dika Prayoga membanggakan SMAN 2 Padalarang. Kesuksesan itu diraih setelah ia naik podium juara dengan lompatan sejauh 6,26 meter.Posisi runner-up diisi Yanuar Dwi Cahya dari SMAN 1 Beber, yang mencatatkan jarak lompatan 6,19 meter. Keduanya akan mewakili West Java Qualifiers. Sekaligus akan kembali unjuk gigi bersaing melawan juara dariqualifierslain.Sementara itu di posisi ketiga ada Yanuar Aditya Pratama. Siswa SMAN 1 Cilimus Kuningan yang sukses dalam tiga kali percobaan lompatan. Dengan prestasi tertinggi 5,83 meter.

(yov)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2914 seconds (11.210#12.26)