Air Mata Wartawan Maroko Basahi Meja Media
Minggu, 27 November 2022 - 23:10 WIB
loading...
Wartawan asal Maroko tak kuasa menahan tangisnya usai Timnasnya menang 2-0 atas Belgia pada matchday kedua fase Grup F Piala Dunia 2022 di Stadion Al Thumama, Minggu (27/11/2022) malam WIB / Foto: MPI
A
A
A
AL THUMAMA - Wartawan asal Maroko tak kuasa menahan tangisnya usai Timnasnya menang 2-0 atas Belgia pada matchday kedua fase Grup F Piala Dunia 2022 di Stadion Al Thumama, Minggu (27/11/2022) malam WIB. Air mata bahagia itu tak lagi bisa ditahan saat wasit Cesar Ramos meniupkan peluit panjang.
Laga Maroko versus Belgia sangat menguras emosi. Sejak awal duel berlangsung ketat.
Timnas Maroko bermain sangat militan. Teriakan 43.738 suporter yang memenuhi stadion semakin membakar semangat mereka.
BACA JUGA: Hasil Belgia vs Maroko: Kejutan! Singa Atlas Terkam Setan Merah
Ketatnya duel membuat benturan-benturan tak terelakkan. Ketegangan di lapangan sepertinya menular ke meja media.
Seorang wartawan asal Maroko terlihat sangat marah saat ada keputusan wasit yang dinilai memihak lawan. Sampai-sampai sang wartawan lepas kontrol. Dia sempat menggebrak meja dan juga membanting botol air mineral.
Beruntung, amarahnya bisa dikendalikan petugas keamanan yang bekerja sangat persuasif. Dia mengingatkan sang wartawan untuk meredam emosinya.
Laga Maroko versus Belgia sangat menguras emosi. Sejak awal duel berlangsung ketat.
Timnas Maroko bermain sangat militan. Teriakan 43.738 suporter yang memenuhi stadion semakin membakar semangat mereka.
BACA JUGA: Hasil Belgia vs Maroko: Kejutan! Singa Atlas Terkam Setan Merah
Ketatnya duel membuat benturan-benturan tak terelakkan. Ketegangan di lapangan sepertinya menular ke meja media.
Seorang wartawan asal Maroko terlihat sangat marah saat ada keputusan wasit yang dinilai memihak lawan. Sampai-sampai sang wartawan lepas kontrol. Dia sempat menggebrak meja dan juga membanting botol air mineral.
Beruntung, amarahnya bisa dikendalikan petugas keamanan yang bekerja sangat persuasif. Dia mengingatkan sang wartawan untuk meredam emosinya.
Lihat Juga :