2 Pemain Jerman yang Menolak Tutup Mulut Selama Piala Dunia 2022
Sabtu, 03 Desember 2022 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Konon pembatasan itu diberlakukan karena otoritas Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Pasalnya, LGBTQ bertentangan dengan budaya masyarakat muslim di wilayah Qatar.
Asosiasi dan pemain Jerman menolak tuduhan bahwa protes yang dilakukan merupakan aksi politik. Aksi protes tutup mulut itu mempunyai alasan yang dianggap penting, karena LGBTQ merupakan bagian dari Hak Asasi Manusia.
Aksi tutup mulut itu biasanya dilakukan ketika ada foto bersama satu tim pada saat laga belum dimulai, salah satunya pada laga pertama Grup E Jerman melawan Jepang .
Aksi tersebut merupakan salah satu bentuk protes terhadap diskriminasi bagi kalangan LGBTQ selama pertandingan Piala Dunia berlangsung.
Meski Jerman menerapkan aksi tutup mulut sebagai aksi protes kepada FIFA dan penyelenggara Piala Dunia 2022, ada 2 pemain yang menolaknya, yakni Gundogan dan Antonio Rudiger
Akibat dari 2 pemain itu membuat skuad Jerman terpecah menjadi dua, yakni ada yang mendukung aksi protes dan juga ada yang menentang.
Asosiasi dan pemain Jerman menolak tuduhan bahwa protes yang dilakukan merupakan aksi politik. Aksi protes tutup mulut itu mempunyai alasan yang dianggap penting, karena LGBTQ merupakan bagian dari Hak Asasi Manusia.
Aksi tutup mulut itu biasanya dilakukan ketika ada foto bersama satu tim pada saat laga belum dimulai, salah satunya pada laga pertama Grup E Jerman melawan Jepang .
Aksi tersebut merupakan salah satu bentuk protes terhadap diskriminasi bagi kalangan LGBTQ selama pertandingan Piala Dunia berlangsung.
Meski Jerman menerapkan aksi tutup mulut sebagai aksi protes kepada FIFA dan penyelenggara Piala Dunia 2022, ada 2 pemain yang menolaknya, yakni Gundogan dan Antonio Rudiger
Akibat dari 2 pemain itu membuat skuad Jerman terpecah menjadi dua, yakni ada yang mendukung aksi protes dan juga ada yang menentang.
Lihat Juga :