Stres Berat dan Kurang Tidur Selama Liputan Piala Dunia, Jurnalis Amerika Meninggal Dunia
Sabtu, 10 Desember 2022 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Piala Dunia ini merupakan edisi kedelapan Wahl dipercaya menjalani liputan. Pada Senin lalu, dia menulis harus dirawat di rumah sakit karena kurang tidur dan di bawah tekanan tinggi.
“Tubuh saya akhirnya hancur. Tiga pekan kurang tidur, stres tinggi, dan banyak pekerjaan dapat melakukannya untuk Anda,” tulis Wahl.
“Apa yang tadinya flu selama 10 hari terakhir berubah menjadi sesuatu yang lebih parah pada malam pertandingan AS-Belanda, dan saya bisa merasakan dada bagian atas saya mengalami tekanan dan ketidaknyamanan.”
“Saya tidak mengidap Covid (saya melakukan tes secara teratur di sini), tetapi saya pergi ke klinik medis di pusat media utama hari ini, dan mereka mengatakan saya mungkin menderita bronkitis."
"Mereka memberi saya antibiotik dan sirup obat batuk yang kuat, dan saya sudah merasa sedikit lebih baik beberapa jam kemudian. Tapi tetap saja, tidak ada yang berubah,” lanjutnya ketika masih hidup.
Wahl termasuk di antara 82 jurnalis yang dihormati oleh FIFA dan asosiasi pers olahraga internasional AIPS karena menghadiri delapan atau lebih Piala Dunia.
“Dapat dikonfirmasi kematian penulis lama olahraga sepak bola Grant Wahl. Dia meninggal hari ini di Doha, Qatar saat meliput perempat final Piala Dunia Argentina-Belanda. Sangat sedih mengetahui bahwa kami telah kehilangan Grant Wahl." tweet seorang reporter di akun resmi US Soccer.
“Tubuh saya akhirnya hancur. Tiga pekan kurang tidur, stres tinggi, dan banyak pekerjaan dapat melakukannya untuk Anda,” tulis Wahl.
“Apa yang tadinya flu selama 10 hari terakhir berubah menjadi sesuatu yang lebih parah pada malam pertandingan AS-Belanda, dan saya bisa merasakan dada bagian atas saya mengalami tekanan dan ketidaknyamanan.”
“Saya tidak mengidap Covid (saya melakukan tes secara teratur di sini), tetapi saya pergi ke klinik medis di pusat media utama hari ini, dan mereka mengatakan saya mungkin menderita bronkitis."
"Mereka memberi saya antibiotik dan sirup obat batuk yang kuat, dan saya sudah merasa sedikit lebih baik beberapa jam kemudian. Tapi tetap saja, tidak ada yang berubah,” lanjutnya ketika masih hidup.
Wahl termasuk di antara 82 jurnalis yang dihormati oleh FIFA dan asosiasi pers olahraga internasional AIPS karena menghadiri delapan atau lebih Piala Dunia.
“Dapat dikonfirmasi kematian penulis lama olahraga sepak bola Grant Wahl. Dia meninggal hari ini di Doha, Qatar saat meliput perempat final Piala Dunia Argentina-Belanda. Sangat sedih mengetahui bahwa kami telah kehilangan Grant Wahl." tweet seorang reporter di akun resmi US Soccer.
Lihat Juga :