Mati Kutu di Tangan Axelsen, Pelatih Irwansyah Ungkap Kelemahan Anthony Ginting
Rabu, 14 Desember 2022 - 04:04 WIB
loading...
A
A
A
Irwansyah pun mengungkapkan bahwa dia dan Anthony sebenarnya sudah mempersiapkan strategi untuk memutus rentetan hasil buruk tersebut. Namun, pemain kelahiran Bandung itu malah ragu-ragu untuk menerapkannya sehingga menelan kekalahan.
“Ya semua lihat dari cara mainnya Ginting di lapangan kurang maksimal karena sebenarnya kita udah atur strategi bagaimana cara ngelawan Viktor. Cuma dari awal itu Ginting sudah ragu bisa enggak sih (menerapkan strateginya), kalau saya lihat begitu,” kata Irwansyah saat dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI) via telepon pada Selasa (13/12/2022).
Selain itu, Irwansyah juga menyayangkan pemain berusia 26 tahun tersebut tak menyerang Axelsen sejak awal, padahal menurutnya itu merupakan kekuatan yang membuatnya sulit dikalahkan. Sebaliknya, peringkat 6 dunia itu malah terbawa oleh permainan lawan sehingga Axelsen malah sangat nyaman mengendalikan pertandingan.
“Dan dia juga dari awal kurang menekan, dia malah ngasih Viktor banyak nyerang. Bukannya enggak boleh, tapi cara ngangkatnya juga agak datar gitu, padahal kalau mau ngangkat, ngangkat yang tinggi sekalian, walaupun dia (Viktor) tinggi, dia bakal susah nyerangnya kalau bolanya juga tinggi,” jelas Irwansyah.
“Tapi, ini Anthony malah setengah-setengah begitu mengangkatnya, makanya bisa disambar terus gitu sama Viktor. Dan tempo permainannya jadi kayak mau drop shot terus gitu, bukannya nggeber dulu,” tambahnya.
“Ginting pola mainnya memang tipe agresif dan menyerang, itu yang bikin lawan susah melawan dia. Tapi, di situ dia kayak ikut pola permainan Viktor, jadinya malah hati-hati mainnya. Nah itu yang bikin Viktor nyaman banget mainnya,” pungkasnya.
“Ya semua lihat dari cara mainnya Ginting di lapangan kurang maksimal karena sebenarnya kita udah atur strategi bagaimana cara ngelawan Viktor. Cuma dari awal itu Ginting sudah ragu bisa enggak sih (menerapkan strateginya), kalau saya lihat begitu,” kata Irwansyah saat dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI) via telepon pada Selasa (13/12/2022).
Selain itu, Irwansyah juga menyayangkan pemain berusia 26 tahun tersebut tak menyerang Axelsen sejak awal, padahal menurutnya itu merupakan kekuatan yang membuatnya sulit dikalahkan. Sebaliknya, peringkat 6 dunia itu malah terbawa oleh permainan lawan sehingga Axelsen malah sangat nyaman mengendalikan pertandingan.
“Dan dia juga dari awal kurang menekan, dia malah ngasih Viktor banyak nyerang. Bukannya enggak boleh, tapi cara ngangkatnya juga agak datar gitu, padahal kalau mau ngangkat, ngangkat yang tinggi sekalian, walaupun dia (Viktor) tinggi, dia bakal susah nyerangnya kalau bolanya juga tinggi,” jelas Irwansyah.
“Tapi, ini Anthony malah setengah-setengah begitu mengangkatnya, makanya bisa disambar terus gitu sama Viktor. Dan tempo permainannya jadi kayak mau drop shot terus gitu, bukannya nggeber dulu,” tambahnya.
“Ginting pola mainnya memang tipe agresif dan menyerang, itu yang bikin lawan susah melawan dia. Tapi, di situ dia kayak ikut pola permainan Viktor, jadinya malah hati-hati mainnya. Nah itu yang bikin Viktor nyaman banget mainnya,” pungkasnya.
Lihat Juga :