Marc Marquez Diyakini Berambisi Hancurkan Rekor Valentino Rossi
Jum'at, 16 Desember 2022 - 03:02 WIB
loading...
A
A
A
“Ada pembalap yang menang lebih dari dia (Marquez) di MotoGP. Dia ingin mengalahkan Valentino (Rossi),” kata Hodgson dikutip dari Solo Moto, Kamis (15/12/2022).
“Dia selalu mengambil risiko, tetapi imbalan yang didapatnya dengan pendekatan ini sangat besar: dia telah memenangkan 8 gelar juara dunia (termasuk satu gelar Moto2 dan 125cc),” sambungnya.
Lebih lanjut, Hodgson mengatakan perjuangan Marquez hampir selalu terlihat saat balapan maupun sesi latihan bebas. Menurutnya, pembalap berusia 29 tahun itu berani mengambil risiko. Meski begitu, tindakan yang dilakukan Marquez kerap berguna untuk timnya.
“Dia selalu hidup di ujung pisau cukur (mengambil risiko). Seringkali di FP1 dia baru masuk lintasan dan sudah melaju kencang, sementara sisanya masih meraba-raba. Sering kali saya melihat Marc melakukan lap 2 atau 3 detik lebih cepat dari yang lain setelah hanya dua atau tiga lap, dengan motor meluncur ke mana-mana,” jelas Hodgson.
"Dia selalu mengambil risiko, mencapai batasnya dan ketika dia kembali ke kotak pit, dia berhasil mengirimkan semua informasi yang berguna kepada para teknisi,” pungkasnya.
“Dia selalu mengambil risiko, tetapi imbalan yang didapatnya dengan pendekatan ini sangat besar: dia telah memenangkan 8 gelar juara dunia (termasuk satu gelar Moto2 dan 125cc),” sambungnya.
Lebih lanjut, Hodgson mengatakan perjuangan Marquez hampir selalu terlihat saat balapan maupun sesi latihan bebas. Menurutnya, pembalap berusia 29 tahun itu berani mengambil risiko. Meski begitu, tindakan yang dilakukan Marquez kerap berguna untuk timnya.
“Dia selalu hidup di ujung pisau cukur (mengambil risiko). Seringkali di FP1 dia baru masuk lintasan dan sudah melaju kencang, sementara sisanya masih meraba-raba. Sering kali saya melihat Marc melakukan lap 2 atau 3 detik lebih cepat dari yang lain setelah hanya dua atau tiga lap, dengan motor meluncur ke mana-mana,” jelas Hodgson.
"Dia selalu mengambil risiko, mencapai batasnya dan ketika dia kembali ke kotak pit, dia berhasil mengirimkan semua informasi yang berguna kepada para teknisi,” pungkasnya.
(sto)
Lihat Juga :