Raih Emas di Kolombia, Tim Angkat Besi Indonesia Tatap Olimpiade Paris 2024
Minggu, 18 Desember 2022 - 04:00 WIB
loading...
A
A
A
Itu juga menjadi jawaban tantangan pemerintah dalam hal ini Kemenpora yang berharap agar PABSI dapat meloloskan lifternya sebanyak mungkin di ajang Olimpiade 2024.
Djoko mengatakan pihaknya akan tetap konsisten menjaga prestasi para lifter terbaik Indonesia. "Saya optimistis kami bisa meloloskan 7-8 lifter di ajang Olimpiade Paris 2024," ucapnya.
"Untuk itu, para lifter diharapkan tetap konsisten menjaga prestasi mereka terutama menghadapi rangkaian kejuaaraan yang merupakan babak kualifikasi Olimpiade 2024," lanjutnya.
Djoko menambahkan pihaknya berterima-kasih kepada Kemenpora yang selama ini telah memberikan dukungan baik berupa moril maupun materil kepada para lifter selama Pelatnas. Juga saat keberangkatan mengikuti kejuaraan di luar negeri seperti Kejuaraan Dunia di Kolombia kali ini.
"Kami ingin membuktikan bahwa perhatian penuh yang diberikan Kemenpora, kami balas dengan capaian prestasi yang mumpuni. Harapan kami, agar untuk tahun berikutnya. Kemenpora dapat meningkatkan lagi bantuan yang diberikan kepada kami," harap Djoko.
Sedangkan lifter Rahmat sangat bersyukur bisa mempertajam rekor dunia pada angkatan clean and jerk dari 198kg menjadi 200kg.
Hasil yang diukir Rahmat di Bogota itu juga menjadi rekor baru, memecahkan rekor dunia sebelumnya yang dipegang lifter China Shi Zhiyong sejak Kejuaraan Dunia 2019 dengan angkatan 197 kg.
Catatan tersebut sekaligus mempertajam catatan sebelumnya ketika pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021 di Tashkent, Uzbekistan, Rahmat membawa pulang medali emas setelah meraih total angkatan 343 kg (snatch 151 kg dan clean and jerk 192 kg).
Djoko mengatakan pihaknya akan tetap konsisten menjaga prestasi para lifter terbaik Indonesia. "Saya optimistis kami bisa meloloskan 7-8 lifter di ajang Olimpiade Paris 2024," ucapnya.
"Untuk itu, para lifter diharapkan tetap konsisten menjaga prestasi mereka terutama menghadapi rangkaian kejuaaraan yang merupakan babak kualifikasi Olimpiade 2024," lanjutnya.
Djoko menambahkan pihaknya berterima-kasih kepada Kemenpora yang selama ini telah memberikan dukungan baik berupa moril maupun materil kepada para lifter selama Pelatnas. Juga saat keberangkatan mengikuti kejuaraan di luar negeri seperti Kejuaraan Dunia di Kolombia kali ini.
"Kami ingin membuktikan bahwa perhatian penuh yang diberikan Kemenpora, kami balas dengan capaian prestasi yang mumpuni. Harapan kami, agar untuk tahun berikutnya. Kemenpora dapat meningkatkan lagi bantuan yang diberikan kepada kami," harap Djoko.
Sedangkan lifter Rahmat sangat bersyukur bisa mempertajam rekor dunia pada angkatan clean and jerk dari 198kg menjadi 200kg.
Hasil yang diukir Rahmat di Bogota itu juga menjadi rekor baru, memecahkan rekor dunia sebelumnya yang dipegang lifter China Shi Zhiyong sejak Kejuaraan Dunia 2019 dengan angkatan 197 kg.
Catatan tersebut sekaligus mempertajam catatan sebelumnya ketika pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021 di Tashkent, Uzbekistan, Rahmat membawa pulang medali emas setelah meraih total angkatan 343 kg (snatch 151 kg dan clean and jerk 192 kg).
Lihat Juga :