Tangisan dan Magis Angel Di Maria di Laga Final
Senin, 19 Desember 2022 - 01:12 WIB
loading...
Angel Di Maria merupakan aktor protagonis di balik keberhasilan Argentina mengakhiri dahaga gelar selama 36 tahun di Piala Dunia setelah mengalahkan Prancis melalui drama adu penalti / Foto: India Today
A
A
A
LUSAIL - Angel Di Maria merupakan aktor protagonis di balik keberhasilan Argentina mengakhiri dahaga gelar selama 36 tahun di Piala Dunia setelah mengalahkan Prancis melalui drama adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 3-3 di Stadion Lusail, Minggu (18/12/2022) malam WIB.
Magis Angel Di Maria benar-benar terasa saat Argentina melakoni laga final Piala Dunia 2022 melawan Prancis di Stadion Lusail. Betapa tidak, dia tidak hanya berkontribusi besar terhadap gol yang dicetak Lionel Messi (pen 23'), tapi ia juga menyumbangkan satu gol untuk membawa Tim Tango ke panggung juara.
BACA JUGA: Argentina Juara Piala Dunia 2022
Berawal dari serangan balik yang cepat, Alexis MacAllister lantas mengirimkan umpan silang yang sukses dikonversikan dengan sempurna oleh Angel Di Maria. Tangisan pemain berusia 34 tahun itu pun akhirnya pecah setelah ia berhasil menjebol gawang Hugo Lloris.
Angel Di Maria tak lagi mampu menutupi air matanya yang terlanjur membasahi pipinya tersebut saat ia berjalan seusai merayakan selebrasi gol bersama rekan setimnya. Dia mungkin tak pernah menyangka bahwa ia dapat memainkan peran dengan baik.
Magis Angel Di Maria benar-benar terasa saat Argentina melakoni laga final Piala Dunia 2022 melawan Prancis di Stadion Lusail. Betapa tidak, dia tidak hanya berkontribusi besar terhadap gol yang dicetak Lionel Messi (pen 23'), tapi ia juga menyumbangkan satu gol untuk membawa Tim Tango ke panggung juara.
BACA JUGA: Argentina Juara Piala Dunia 2022
Berawal dari serangan balik yang cepat, Alexis MacAllister lantas mengirimkan umpan silang yang sukses dikonversikan dengan sempurna oleh Angel Di Maria. Tangisan pemain berusia 34 tahun itu pun akhirnya pecah setelah ia berhasil menjebol gawang Hugo Lloris.
Angel Di Maria tak lagi mampu menutupi air matanya yang terlanjur membasahi pipinya tersebut saat ia berjalan seusai merayakan selebrasi gol bersama rekan setimnya. Dia mungkin tak pernah menyangka bahwa ia dapat memainkan peran dengan baik.
Lihat Juga :