Impian Atalanta 8 Besar Liga Champions: Bawa PSG ke Sini!
Sabtu, 11 Juli 2020 - 06:04 WIB
loading...
Atalanta punya banyak alasan untuk merasa percaya diri melawan Paris Saint-Germain (PSG) di perempat final Liga Champions 2019/2020, Agustus 2020/Foto/fotmob.com
A
A
A
BERGAMO - Atalanta punya banyak alasan untuk merasa percaya diri melawan Paris Saint-Germain (PSG) di perempat final Liga Champions 2019/2020, Agustus 2020. PSG punya catatan buruk tidak pernah mengalahkan klub Italia di kompetisi elite Eropa tersebut.
Atalanta dan PSG bentrok di perempat final Liga Champions musim inidi bawah format 'Final Eight' yang baru. Laga digelar satu kali di stadion netral di Portugal. (Baca juga: Tuchel: Lawan Atalanta Pasti Sengit, Tapi Kami Ingin Menang ).
Ini merupakan kampanye Liga Champions pertama untuk Atalanta, tetapi sejarah ada di pihak mereka lantaran PSG tidak pernah mengalahkan tim Italia di Liga Champions.
PSG kalah di kedua pertandingan semifinal 1994/1995 melawan AC Milan, kemudian menuai hasil imbang di empat pertandingan grup melawan Milan pada 2000/2001 dan Napoli pada 2018/2019. (Baca juga: Hasil Drawing Perempat Final dan Semifinal Liga Champions 2019/2020 ).
Ada juga fakta yang sangat penting bahwa Ligue 1 ditangguhkan pada bulan Maret dan tidak dilanjutkan, sehingga Paris Saint-Germain benar-benar kurang dalam kebugaran.
Atalanta dan PSG bentrok di perempat final Liga Champions musim inidi bawah format 'Final Eight' yang baru. Laga digelar satu kali di stadion netral di Portugal. (Baca juga: Tuchel: Lawan Atalanta Pasti Sengit, Tapi Kami Ingin Menang ).
Ini merupakan kampanye Liga Champions pertama untuk Atalanta, tetapi sejarah ada di pihak mereka lantaran PSG tidak pernah mengalahkan tim Italia di Liga Champions.
PSG kalah di kedua pertandingan semifinal 1994/1995 melawan AC Milan, kemudian menuai hasil imbang di empat pertandingan grup melawan Milan pada 2000/2001 dan Napoli pada 2018/2019. (Baca juga: Hasil Drawing Perempat Final dan Semifinal Liga Champions 2019/2020 ).
Ada juga fakta yang sangat penting bahwa Ligue 1 ditangguhkan pada bulan Maret dan tidak dilanjutkan, sehingga Paris Saint-Germain benar-benar kurang dalam kebugaran.
Lihat Juga :