3 Bintang Timnas Prancis Korban Pelecehan Rasis usai Gagal Juara Piala Dunia
Selasa, 20 Desember 2022 - 11:36 WIB
loading...
3 Bintang Timnas Prancis Korban Pelecehan Rasis usai Gagal Juara Piala Dunia/The Sun
A
A
A
Tiga bintang Timnas Prancis ; Kingsley Coman, Randal Kolo-Muani dan Aurelien Tchouameni menjadi sasaran pelecehan rasis yang keji setelah kekalahan di final Piala Dunia 2022 . Kingsley, Randal Kolo-Muani dan Aurelien Tchouameni menjadi sasaran pelecehan rasial yang keji setelah kekalahan Prancis dari Argentina di final Piala Dunia 2022.
Baca Juga: Deretan Rekor Lionel Messi vs Diego Maradona yang Menakjubkan
Sang juara bertahan gagal dalam upaya mereka untuk menjadi tim ketiga yang mempertahankan gelar pada Minggu malam, kalah 2-4 melalui adu penalti setelah hasil imbang 3-3 yang mendebarkan. Bintang Bayern Muenchen dan Real Madrid, Coman dan Tchouameni, keduanya gagal mengeksekusi penalti dari titik putih.
Pemain Eintracht Frankfurt, Randal Kolo-Muani, melewatkan kesempatan emas untuk memastikan kemenangan bagi Les Bleus di waktu tambahan pada babak kedua perpanjangan waktu. Dan para penebar rasis yang keji menargetkan trio tersebut di media sosial setelah adu penalti.
Penebar teror menjijikkan meyebar serangkaian emoji monyet dan pisang di akun trio tersebut dan sejumlah komentar yang merendahkan. Serangkaian komentar tersebut mendorong Tchouameni dan Kolo-Muani untuk menonaktifkan akun mereka secara singkat.
Baca Juga: Deretan Rekor Lionel Messi vs Diego Maradona yang Menakjubkan
Sang juara bertahan gagal dalam upaya mereka untuk menjadi tim ketiga yang mempertahankan gelar pada Minggu malam, kalah 2-4 melalui adu penalti setelah hasil imbang 3-3 yang mendebarkan. Bintang Bayern Muenchen dan Real Madrid, Coman dan Tchouameni, keduanya gagal mengeksekusi penalti dari titik putih.
Pemain Eintracht Frankfurt, Randal Kolo-Muani, melewatkan kesempatan emas untuk memastikan kemenangan bagi Les Bleus di waktu tambahan pada babak kedua perpanjangan waktu. Dan para penebar rasis yang keji menargetkan trio tersebut di media sosial setelah adu penalti.
Penebar teror menjijikkan meyebar serangkaian emoji monyet dan pisang di akun trio tersebut dan sejumlah komentar yang merendahkan. Serangkaian komentar tersebut mendorong Tchouameni dan Kolo-Muani untuk menonaktifkan akun mereka secara singkat.
Lihat Juga :