Dikunjungi RDA Malaysia, Atlet Berkuda Siap Bantu Anak-anak Berkebutuhan Khusus

Minggu, 08 Januari 2023 - 23:50 WIB
loading...
Dikunjungi RDA Malaysia,...
Atlet berkuda DKI Jakarta Claresta Amantha Kamsari siap membantu anak-anak berkebutuhan khusus melalui terapi yang menggunakan medium kuda / Foto: Istimewa
A A A
BOGOR - Atlet berkuda DKI Jakarta Claresta Amantha Kamsari siap membantu anak-anak berkebutuhan khusus melalui terapi yang menggunakan medium kuda. Bahkan ayahnya Dicky Kamsari, yang diketahui merupakan pemilik Andalan Stable, siap mendatangkan empat ekor kudanya dari Padang (Sumatera Barat) untuk digunakan sebagai kuda terapi.

Claresta Amantha kamsari merupakan atlet berkuda professional yang memiliki prestasi cukup mentereng di kancah olahraga berkuda nasional. Salah satu prestasi yang paling menonjol ketika ia berhasil mempersembahkan medali perak bagi Kontingen DKI Jakarya di Kejurnas Equestrian Surabaya pada Desember 2022 lalu dari nomor Dressage (tunggang serasi) Individual U21.

Sementara tahun ini, Claresta Amantha kamsari tengah mempersiapkan diri untuk Kembali membela Kontingen DKI Jakarta pada gelaran PON 2024 mendatang. Keinginan untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus melalui terapi menggunakan medium kuda muncul setelah Presiden RDA Malaysia, Tan Sri Abdul Azis, yang juga menjabat sebagai Ketua Equestrian Association Of Malaysia meninjau seputar kesiapan Andalan Stable bila diperlukan sebagai pusat pelatihan terkait kegiatan terapi autis di Pasir Angin Gunung Geulis, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/1/2023). Saat kunjungan tersebut dia didampingi Mohamad Din (Wakil Ketua), Muthusamy (Anggota Komite), dan Johari Lee (Sekjen RDA).

BACA JUGA: Rehan/Lisa Ungkap Target untuk Tahun 2023

"Saya sangat kagum dengan kegiatan olahraga Equestrian di Indonesia yang sudah sangat ramai dengan kuda-kuda dan juga para atlet yang professional, namun sangat disayangkan bila Indonesia belum memiliki Lembaga seperti RDA yang khusus menangani terapi autis dengan berkuda. Untuk itulah Kami ingin bekerjasama dengan Indonesia melalui PP Pordasi untuk membentuk Lembaga tersebut," tutur Tan Sri Abdul Azis dalam keterangan persnya.

RDA (Riding The Disabled Association), merupakan suatu organisasi yang menangani terapi autis dengan media kuda. Di Malaysia sendiri, Organisasi RDA sudah berdiri sejak 30 tahun lalu dan telah banyak melakukan kegiatan terapi dengan media hewan kuda. Hal tersebut pun dipandang memiliki mamfaat yang sangat baik bagi penyandang disabilitas atau anak-anak berkebutuhan khusus menurut penelitian-penelitian yang pernah dilakukan.

"Pusat Organisasi RDA itu ada di Inggris, dan untuk saat ini banyak negara yang sudah memiliki Organisasi RDA seperti Singapura, Thailand, dan Filipina. Dan untuk Kerjasama dengan Indonesia nanti, Kami akan memberikan pelatihan khususnya kepada tenaga-tenaga Pelatih terapi autis yang meliputi Pelatih level 1, level 2, dan level 3 sesuai kurikulum dan metode-metode standar terapi autis. Dengan memiliki setidaknya 4 orang tenaga Pelatih terapi autis yang sudah mencapai Level 3, kelak Indonesia sudah bisa berkembang sendiri dengan membina tenaga-tenaga Pelatih terapi autis yang berlevel 1 dan 2. Untuk kuda-kuda yang digunakan bisa kuda dari jenis apa saja yang penting kuda itu harus benar-benar jinak sehingga tidak membahayakan bagi peserta terapiautisnya," Lanjut Tan Sri Abdul Azis, yang juga tertarik dengan kondisi di Andalan Stable yang menurutnya tepat untuk pusat pelatihan terapi autis.

BACA JUGA: Lawan Tahu Gaya Bermain, Apriyani/Fadia Tingkatkan Fisik dan Fokus

Adapun Kerjasama pembentukan Organisasi RDA Indonesia ini akan dilanjutkan pada Mei 2023 mendatang, diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman antara RDA Malaysia dan PP Pordasi yang dilanjutkan dengan proses pelatihan. Sementara itu, Dicky Kamsari, mengaku Andalan Stable sangat terbuka bila ingin digunakan sebagai tempat pusat pelatihan terapi autis.

Dengan hawa yang sejuk dan suasana jauh dari hingar bingar, lokasi Andalan Stable memang sangat cocok untuk pusat pelatihan sekaligus tempat terapi autis tersebut. Dicky Kamsari seraya menegaskan bahwa biaya-biaya yang timbul dari kegiatan tersebut akan menjadi tanggungan pribadi.

"Saya sangat menyambut baik niat dari RDA Malaysia untuk membangun kegiatan terapi autis di Indonesia. Meskipun dulu kegiatan ini sempat dilaksanakan di beberapa tempat namun memang saat ini tidak ada kelanjutannya. Melalui kegiatan ini Saya berharap terapi autis dapat kita kembangkan lagi di Indonesia. Dan ini adalah sebagai bentuk kepedulian Kami sebagai pecinta olahraga berkuda untuk bisa berbagi dengan anak-anak berkebutuhan khusus," ujar Dicky.

(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
Putra Tri Ramadani Cetak...
Putra Tri Ramadani Cetak Sejarah, Indonesia Rebut Emas Lead Pertama di World Climbing Series
Aidan Heslop Rajai Red...
Aidan Heslop Rajai Red Bull Cliff Diving 2026 di Broken Beach
Hari Ini Presiden Bakal...
Hari Ini Presiden Bakal Beri Bonus ke Atlet Peraih Medali SEA Games ke-33 di Istana Negara
Gelar Karya Vokasi PKPLK...
Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025 Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Bermutu untuk Semua
Wenny Yosselina, Ilustrator...
Wenny Yosselina, Ilustrator ITB yang Menjembatani Dunia Anak Disabilitas Lewat Bahasa Visual
Special Bola
Siapkan Masa Depan Usai...
Liga Indonesia
Siapkan Masa Depan Usai Pensiun, Marc Klok Raih Kesempatan Langka Ikuti Program Eksekutif FIFA di Miami
Bertekad Segera Kembali...
Liga Indonesia
Bertekad Segera Kembali Super League, Semen Padang Menggila di Bursa Transfer
Live Malam Ini di MNCTV!...
Bola Dunia
Live Malam Ini di MNCTV! Jadwal Siaran Langsung Timnas Futsal Indonesia U-17 vs Spanyol
Rekomendasi
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Berita Terkini
Bank Kalteng Jadi Sponsor...
Bank Kalteng Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim Depan
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Ronaldo Ngambek Ditanya...
Ronaldo Ngambek Ditanya Soal Messi: Saya Tak Peduli dengan Orang Lain
Masih 0 Poin, Kenapa...
Masih 0 Poin, Kenapa Senegal dan Irak Belum Tersingkir dari Piala Dunia 2026?
7 Lolos ke Babak 32...
7 Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia Jadi yang Terbaru
Infografis
Pasukan Khusus Iran...
Pasukan Khusus Iran Akan Lakukan Apa Pun untuk Bantu Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved