Red Gank, Suporter PSM Makassar Dukung Sadikin Aksa Rebut Waketum dan Exco KLB PSSI
Kamis, 19 Januari 2023 - 00:07 WIB
loading...
Red Gank, salah satu kelompok suporter PSM Makassar mendukung Sadikin Aksa ikut bertarung memperebutkan posisi Waketum dan Exco pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 16 Februari 2023 mendatang. Foto Antara
A
A
A
MAKASSAR - Red Gank, salah satu kelompok suporter PSM Makassar mendukung Sadikin Aksa ikut bertarung memperebutkan posisi Waketum dan Exco pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 16 Februari 2023 mendatang.
Sadakati Sukma, Sekretaris Jenderal Red Gank mengatakan, dirinya berharap Sadikin Aksa bisa membawa sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik jika mendapatkan kepercayaan atau terpilih di KLB mendatang. Baca juga: Dijegal Persib, Persija Jakarta Gagal Jadi Juara Paruh Musim Liga 1 2022/2023
"Semoga saja Sadikin Aksa (ketika terpilih) bisa memberikan kontribusi, termasuk transformasi sepak bola bisa berjalan sesuai harapan suporter di Indonesia," ujar Sadakati, Rabu (18/1/2023).
Dia menjelaskan, pada bursa calon ketua umum, wakil ketua umum dan Exco PSSI , memang rata-rata berasal dari perwakilan klub. Pihaknya berharap siapapun yang terpilih, tidak mengutamakan kepentingan klub-klub masing-masing yang justru berpotensi merugikan persepakbolaan nasional.
Sadakati Sukma, Sekretaris Jenderal Red Gank mengatakan, dirinya berharap Sadikin Aksa bisa membawa sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik jika mendapatkan kepercayaan atau terpilih di KLB mendatang. Baca juga: Dijegal Persib, Persija Jakarta Gagal Jadi Juara Paruh Musim Liga 1 2022/2023
"Semoga saja Sadikin Aksa (ketika terpilih) bisa memberikan kontribusi, termasuk transformasi sepak bola bisa berjalan sesuai harapan suporter di Indonesia," ujar Sadakati, Rabu (18/1/2023).
Dia menjelaskan, pada bursa calon ketua umum, wakil ketua umum dan Exco PSSI , memang rata-rata berasal dari perwakilan klub. Pihaknya berharap siapapun yang terpilih, tidak mengutamakan kepentingan klub-klub masing-masing yang justru berpotensi merugikan persepakbolaan nasional.
Lihat Juga :