Pembekuan Liga Spanyol Tindakan Ilegal dan Lelucon

Selasa, 12 Mei 2015 - 17:24 WIB
Pembekuan Liga Spanyol...
Pembekuan Liga Spanyol Tindakan Ilegal dan Lelucon
A A A
MADRID - Presiden Liga Spanyol, Javier Tebas mengecam keras tindakan pembekuan semua kompetisi Liga Spanyol pada 16 Mei mendatang, yang direncanakan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dan gerakan mogok main oleh AFE (Asosiasi Pemain Profesional Spanyol). Keputusan RFEF dan AFE ogah melanjutkan kompetisi, lantaran adanya konflik dengan pemerintah terkait aturan baru seputar pembagian hak siar televisi.

Menanggapi keputusan RFEF dan AFE, Tebas menegaskan akan mengambil langkah membawa persoalan ini ke jalur hukum, karena menurutnya pembekuan dan mogok main merupakan tindakan ilegal. Bahkan Presiden Liga Spanyol menutup peluang adanya perundingan untuk menghasilkan solusi, langkah ini tentu mengancam kompetisi yang hanya tinggal menyisakan dua laga terakhir.

"Kami menyatakan dukungan kepada keputusan pemerintah. Saya rasa ini (aturan baru pembagian hak siar) akan menguntungkan semua klub sepak bola di Spanyol dan para fans. Tidak benar bila para pemain akan kehilangan hak-hak-nya," tegas Tebas dilansir Espana, Selasa (12/5/2015).

Awak kericuhan ini bermula saat pemerintah Spanyol menyetujui undang-undang menyangkut pembagian rata hak siar televisi dua kasta tertinggi sistem kompetisi sepak bola. Peraturan ini akan efektif pada 2016 begitu ditandatangani pekan depan. Sebelumnya pemerintah membebaskan klub bernegosiasi sendiri. Hal tersebut menguntungkan klub bernilai jual tinggi seperti Real Madrid dan Barcelona

Otoritas Kompetisi Sepak Bola Spanyol (LFP) mendukung langkah pemerintah. Mereka menilai peraturan ini akan menjamin pemasukan bagi klub kecil. Dengan begitu Liga Spanyol lebih kompetitif. Legislasi pemerintah menyatakan dana hasil penjualan hak siar televisi. 90 persen akan dialokasikan ke wakil Liga Spanyol. Pemasukan kemudian dibagi lagi, 50 persen didistribusi rata ke 20 klub dan 50 persen berdasar performa.

Sisa hak siar senilai 10 persen akan ditujukan ke klub Segunda Division. Namun ternyata keputusan ini mendapatkan penolakan dari Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dan para pemain, lantaran menurut mereka pemerataan hal siar tidak akan menyelesaikan masalah. Namun menurut Tebas ada kesalahpahaman atas peraturan baru yang disetujui dewan Spanyol.

"Mereka salah mengolah informasi. Kami tidak setuju dengan tindakan AFE yang akan melakukan pemogokan. Saya rasa ini adalah langkah ilegal, namun kami membuka peluang untuk duduk bersama dengan AFE untuk mendiskusikan isu apapun. Tapi kami mengutuk sikap RFEF," tandasnya.
(akr)
Berita Terkait
Real Madrid Kembali...
Real Madrid Kembali ke Santiago Bernabeu saat Menjamu Celta Vigo Pekan Ini
Griezmann Pilih Nomor...
Griezmann Pilih Nomor 8 Karena Kobe Bryant
Benzema Cedera, Luka...
Benzema Cedera, Luka Jovic Tebar Pesona di Laga Real Madrid vs Real Sociedad
Peta Aneh Klasemen Liga...
Peta Aneh Klasemen Liga Spanyol dan Liga Italia
Presiden LaLiga Spanyol...
Presiden LaLiga Spanyol Ngotot Fans Bisa Datang ke Stadion
Liga Spanyol Bergulir,...
Liga Spanyol Bergulir, Tebas Tetap Libatkan Penggemar Lewat Tepuk Tangan Virtual
Berita Terkini
Pesan Menyentuh dan...
Pesan Menyentuh dan Akhir Perjalanan Jordan Henderson di Piala Dunia 2026
10 jam yang lalu
IRRA 2026 Usung Semangat...
IRRA 2026 Usung Semangat Rally Dakar, Targetkan 100 Kendaraan
11 jam yang lalu
Aksi Sengit MotoGP Jerman...
Aksi Sengit MotoGP Jerman 2026 Siap Dimulai, Simak Jadwal Balapannya di VISION+
11 jam yang lalu
WorldSBK Inggris Siap...
WorldSBK Inggris Siap Digelar, Cek Jadwal dan Link Nontonnya di VISION+
12 jam yang lalu
AS dan Portugal Tersingkir,...
AS dan Portugal Tersingkir, Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026 Ambruk
12 jam yang lalu
Jurnalis Argentina Dituding...
Jurnalis Argentina Dituding Jadi Pelakor, Istri Messi: Abaikan Omong Kosong Itu!
13 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved