Klub Malaysia Musuh Spesial di Ultah PSS Sleman
Senin, 18 Mei 2015 - 13:02 WIB
Klub Malaysia Musuh Spesial di Ultah PSS Sleman
A
A
A
SLEMAN - PSS Sleman menyiapkan kado istimewa di ulang tahun ke-39 di hadapan suporter setianya. Skuat berjuluk Super Elang Jawa tersebut membentuk PSS All Star menghadapi tim Super League Malaysia, Sime Darby pada 21 Mei mendatang.
"Laga akan dilakukan pada sore hari, karena izin mudah keluar jika laga digelar sore dibandingkan malam hari," ujar General Manager PT Putera Sleman Sembada (PSS) yang menaungi PSS Sleman Soekoco.
Meski berisi gabungan sejumlah pemain termasuk tim yang baru saja dibubarkan karena batalnya Divisi Utama 2015. Tim yang dibentuk sudah mulai melakukan latihan sejak beberapa waktu lalu. Meski tim yang akan dihadapi adalah penghuni papan bawah Super League Malaysia, persiapan yang dilakukan PSS All Star tetap maksimal untuk memuaskan publik pendukungnya.
Sejumlah nama punggawa Super Elja yang akan dimainkan kali ini adalah Anang Hadi, Mudah Yulianto, Riono, Waluyo, Monieaga. Para pemain terseb ut akan diarsiteki oleh asisten pelatih musim lalu Edy Broto.
Ketua Panpel PSS Sleman Ediyanto menyebutkan, pihaknya sudah mengantongi izin dari pihak kepolisian untuk menggelar laga dalam rangka ulang tahun PSS Sleman tersebut. Sesuai dengan rencana laga persahabatan untuk pengobat kangen pandemen sepak bola di Sleman tersebut akan digelar sore hari.
"Kita gelar sore hari. Semuanya dengan standar seperti ketika kita menggelar pertandingan saat persiapan menjelang Divisi Utama kemarin. Tiket yang kita siapkan 20.000 lembar," tandasnya.
Meski laga digelar di pertengahan minggu, Ediyanto mengaku optimistis pendukung PSS Sleman dan warga Sleman pada umumnya akan memenuhi tribun penonton di Stadion Maguwoharjo. Hal itu dikarenakan, pertandingan tersebut meski hanya persahabatan merupakan perayaan ulang tahun tim kebanggaan.
Selain itu, dengan adanya laga persahabatan tersebut, masyarakat akan sedikit mendapatkan obat rindu menonton tim kebanggaan bermain bola. Hal itu dikarenakan, batalnya perguliran kompetisi sepak bola karena perseteruan PSSI dan Menpora menjadikan masyarakat pecinta bola di Sleman kehilangan hiburan yang menjadi kesenangannya.
"Laga akan dilakukan pada sore hari, karena izin mudah keluar jika laga digelar sore dibandingkan malam hari," ujar General Manager PT Putera Sleman Sembada (PSS) yang menaungi PSS Sleman Soekoco.
Meski berisi gabungan sejumlah pemain termasuk tim yang baru saja dibubarkan karena batalnya Divisi Utama 2015. Tim yang dibentuk sudah mulai melakukan latihan sejak beberapa waktu lalu. Meski tim yang akan dihadapi adalah penghuni papan bawah Super League Malaysia, persiapan yang dilakukan PSS All Star tetap maksimal untuk memuaskan publik pendukungnya.
Sejumlah nama punggawa Super Elja yang akan dimainkan kali ini adalah Anang Hadi, Mudah Yulianto, Riono, Waluyo, Monieaga. Para pemain terseb ut akan diarsiteki oleh asisten pelatih musim lalu Edy Broto.
Ketua Panpel PSS Sleman Ediyanto menyebutkan, pihaknya sudah mengantongi izin dari pihak kepolisian untuk menggelar laga dalam rangka ulang tahun PSS Sleman tersebut. Sesuai dengan rencana laga persahabatan untuk pengobat kangen pandemen sepak bola di Sleman tersebut akan digelar sore hari.
"Kita gelar sore hari. Semuanya dengan standar seperti ketika kita menggelar pertandingan saat persiapan menjelang Divisi Utama kemarin. Tiket yang kita siapkan 20.000 lembar," tandasnya.
Meski laga digelar di pertengahan minggu, Ediyanto mengaku optimistis pendukung PSS Sleman dan warga Sleman pada umumnya akan memenuhi tribun penonton di Stadion Maguwoharjo. Hal itu dikarenakan, pertandingan tersebut meski hanya persahabatan merupakan perayaan ulang tahun tim kebanggaan.
Selain itu, dengan adanya laga persahabatan tersebut, masyarakat akan sedikit mendapatkan obat rindu menonton tim kebanggaan bermain bola. Hal itu dikarenakan, batalnya perguliran kompetisi sepak bola karena perseteruan PSSI dan Menpora menjadikan masyarakat pecinta bola di Sleman kehilangan hiburan yang menjadi kesenangannya.
(aww)