PSM Makassar Diminta Pagari Bintang Lokal Ini
Selasa, 26 Mei 2015 - 15:01 WIB
PSM Makassar Diminta Pagari Bintang Lokal Ini
A
A
A
MAKASSAR - Manajemen PSM Makassar diimbau menjaga aset pemain lokal agar tidak hengkang ke tim lain di musim depan. Pasalnya, saat ini di tim Juku Eja, hampir seluruh pemain lokalnya punya kualitas yang mumpuni. Selain itu, beberapa di antaranya sudah bersama sejak tim tertua di Indonesia ini terseok-seok di kompetisi Indonesian Premier League (IPL) 2012/2013 lalu.
Bukan hanya itu, tahun ini sejumlah pemain yang memperkuat PSM musim lalu kembali dipertahankan oleh tim kepelatihan yang saat itu diamanahkan oleh Alfred Riedl. Tim kepelatihan tinggal menambal posisi tim yang dinilai kurang.
Selain itu, potensi yang dipertahankan oleh tim kepelatihan juga mayoritas pemain asli daerah ini. Sebut saja, Syamsul Haeruddin, Rasyid Bakri, Kurniawan Karman, M Rahmat, Kaharuddin Salam, Iqbal Samad dan gelandang Aditya Putra Dewa.
Sekretaris Red Gank Sadat RG mengatakan, memang seharusnya manajemen memperhatikan pemain lokal asli daerah ini untuk tetap berkostum PSM. "Dari dulu saya katakan manajemen harus wait and see terkait persoalan ini,"kata dia saat dikonfirmasi.
Dirinya mengatakan, pemain lokal yang mempunyai kualitas harus dijaga agar tim ke depannya tidak sulit mencari pemain lagi untuk mengisi skuat. "Kalau saya sih berharap skuat yang ada saat ini dipertahankan," jelasnya.
Setelah kompetisi QNB League dihentikan karena force majeure, seluruh kontrak pemain secara otomatis diputus. Bahkan negosiasi ulang kontrak pemain untuk kompetisi pramusim Piala Liga juga batal dilakukan setelah ajang ini tidak mendapat restu dari pemerintah.
Bukan hanya itu, tahun ini sejumlah pemain yang memperkuat PSM musim lalu kembali dipertahankan oleh tim kepelatihan yang saat itu diamanahkan oleh Alfred Riedl. Tim kepelatihan tinggal menambal posisi tim yang dinilai kurang.
Selain itu, potensi yang dipertahankan oleh tim kepelatihan juga mayoritas pemain asli daerah ini. Sebut saja, Syamsul Haeruddin, Rasyid Bakri, Kurniawan Karman, M Rahmat, Kaharuddin Salam, Iqbal Samad dan gelandang Aditya Putra Dewa.
Sekretaris Red Gank Sadat RG mengatakan, memang seharusnya manajemen memperhatikan pemain lokal asli daerah ini untuk tetap berkostum PSM. "Dari dulu saya katakan manajemen harus wait and see terkait persoalan ini,"kata dia saat dikonfirmasi.
Dirinya mengatakan, pemain lokal yang mempunyai kualitas harus dijaga agar tim ke depannya tidak sulit mencari pemain lagi untuk mengisi skuat. "Kalau saya sih berharap skuat yang ada saat ini dipertahankan," jelasnya.
Setelah kompetisi QNB League dihentikan karena force majeure, seluruh kontrak pemain secara otomatis diputus. Bahkan negosiasi ulang kontrak pemain untuk kompetisi pramusim Piala Liga juga batal dilakukan setelah ajang ini tidak mendapat restu dari pemerintah.
(aww)