Sevilla Cari Batu Loncatan ke Liga Champions
Rabu, 27 Mei 2015 - 17:07 WIB
Sevilla Cari Batu Loncatan ke Liga Champions
A
A
A
WARSZAWA - Selain mengincar sejarah pada babak final Liga Europa yang akan berlangsung di Stadion Narodowy, Warszawa, Kamis (28/5) dini hari nanti WIB, sebuah kemenangan akan jadi batu loncatan buat Sevilla untuk naik ke kasta tertinggi kompetisi Eropa. Melawan wakil Ukraina, Dnipro Dnipropetrovsk, menjadi kesempatan terakhir buat Sevilla untuk bisa tampil di Liga Champions mengingat performa mereka tidak terlalu bagus di ajang Liga Spanyol.
Sevilla sendiri hingga kompetisi domestik Spanyol berakhir harus puas berada diperingkat lima klasemen, dengan selisih satu poin dari Valencia yang berhak melaju ke Liga Champions lewat babak kualifikasi. Dengan kondisi tersebut maka menjadi pemenangan di babak final merupakan cara terakhir buat Sevilla, agar dapat bersaing dengan Barcelona, Real Madrid dan Atletico Madrid di Liga Champions. Sesuai peraturan baru UEFA, Sevilla berhak lolos ke Liga Champions musim depan jika berhasil mencium trofi Liga Europa di Polandia.
Sevilla punya kesempatan kedua untuk tampil di kompetisi elite Eropa setelah tampil kurang maksimal di Liga Spanyol. Sevilla kalah bersaing dari Valencia dalam perebutan empat besar Liga Spanyol, hal senada ternyata juga dialami alawan mereka, Dnipro yang hampir pasti tak lolos ke zona Liga Champions di Liga Primer Ukraina. Pelatih Sevilla, Unai Emery sendiri bertekad menjadi tim paling sukses di Eropa dengan meraih empat trofi Liga Europa.
“Tak bisa dimungkiri, kami punya kesempatan untuk mengukir sejarah. Kami mencoba meraih sesuatu bersama tim ini, bersama Sevilla. Namun, saya berharap hal ini tidak menjadi tekanan yang akan menghalangi permainan kami melawan Dnipro. Ini justru seperti motivasi, seperti mimpi yang sebentar lagi kami capai,” tutur Emery kepada UEFA.com.
Sebelumnya, Sevilla mampu memenangkan kompetisi ini secara beruntun pada musim 2005-2006 dan 2006-2007. Kemenangan di Warsawa tentu akan mengulangi pencapaian satu dekade lalu itu sebagaimana di musim 2013-2014 Sevilla berhasil menjadi juara dengan menekuk Benfica via adu penalti di Juventus Stadium.
Sevilla sendiri hingga kompetisi domestik Spanyol berakhir harus puas berada diperingkat lima klasemen, dengan selisih satu poin dari Valencia yang berhak melaju ke Liga Champions lewat babak kualifikasi. Dengan kondisi tersebut maka menjadi pemenangan di babak final merupakan cara terakhir buat Sevilla, agar dapat bersaing dengan Barcelona, Real Madrid dan Atletico Madrid di Liga Champions. Sesuai peraturan baru UEFA, Sevilla berhak lolos ke Liga Champions musim depan jika berhasil mencium trofi Liga Europa di Polandia.
Sevilla punya kesempatan kedua untuk tampil di kompetisi elite Eropa setelah tampil kurang maksimal di Liga Spanyol. Sevilla kalah bersaing dari Valencia dalam perebutan empat besar Liga Spanyol, hal senada ternyata juga dialami alawan mereka, Dnipro yang hampir pasti tak lolos ke zona Liga Champions di Liga Primer Ukraina. Pelatih Sevilla, Unai Emery sendiri bertekad menjadi tim paling sukses di Eropa dengan meraih empat trofi Liga Europa.
“Tak bisa dimungkiri, kami punya kesempatan untuk mengukir sejarah. Kami mencoba meraih sesuatu bersama tim ini, bersama Sevilla. Namun, saya berharap hal ini tidak menjadi tekanan yang akan menghalangi permainan kami melawan Dnipro. Ini justru seperti motivasi, seperti mimpi yang sebentar lagi kami capai,” tutur Emery kepada UEFA.com.
Sebelumnya, Sevilla mampu memenangkan kompetisi ini secara beruntun pada musim 2005-2006 dan 2006-2007. Kemenangan di Warsawa tentu akan mengulangi pencapaian satu dekade lalu itu sebagaimana di musim 2013-2014 Sevilla berhasil menjadi juara dengan menekuk Benfica via adu penalti di Juventus Stadium.
(akr)