Tuan Rumah Hapus Stigma, AS Tebus Luka Kekalahan 2011

Jum'at, 05 Juni 2015 - 09:22 WIB
Tuan Rumah Hapus Stigma,...
Tuan Rumah Hapus Stigma, AS Tebus Luka Kekalahan 2011
A A A
Gaung Piala Dunia Wanita 2015 nyaris tak terdengar. Penangkapan pejabat tinggi FIFA dan mundurnya Sepp Blatter sebagai presiden otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut membuat ajang ini minim peliputan media.

Padahal, event terbesar sepak bola wanita yang digelar di Kanada sudah memasuki H-1, tepatnya pada 6 Juni sampai 5 Juli 2015. Sebenarnya, ada atau tidak ada skandal FIFA, sepak bola wanita memang tak akan pernah segemerlap dan seheboh laki-laki. Lapangan hijau sepertinya memang tidak ditakdirkan menjadi milik kaum perempuan.

Dengan semua itu, sulit membayangkan sepak bola wanita bisa berkembang. Lihat bagaimana eventini kurang menarik minat media dan penonton. Sumber daya pemain juga tidak melimpah. Selain karena alasan prospek karier, masih ada kesan bahwa sepak bola adalah milik para kaum maskulin. Sepak bola identik dengan benturan, tekel, dan semua atribut “kekerasan” lainnya.

“Saat sekolah, ketika anak laki-laki diizinkan keluar untuk bermain sepak bola, wanita wajib tinggal di gym,” kata Rhian Wilkinson, pemain belakang timnas Kanada dengan 163 caps,seperti dituturkan kepada the globe and mail.

Dalam semua stigma tersebut, Kanada akan menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita ketujuh sejak eventtersebut digelar pertama kali pada 1991 di China. Tantangan makin terasa berat karena di negara berpenduduk 23,16 juta jiwa pada 2013 tersebut masyarakatnya lebih menyukai hoki.

Tapi, kondisi tersebut justru menjadi tantangan tersendiri buat Wilkinson dkk untuk memopulerkan sepak bola. Dianggap sebagai olahraga kelas dua dan dihuni pemain buangan dari cabang hoki, Wilkinson optimistis sepak bola wanita di Kanada bisa lebih berkembang dibandingkan timnas pria.

Sejauh ini, timnas wanita Kanada memang lebih menjanjikan. Mereka menempati peringkat 8 FIFA. Pasukan yang sekarang ditangani John Herdman itu lima kali berturut-turut berpartisipasi di Piala Dunia dan hanya sekali absen saat digelar pertama kali di China. Prestasi terbaiknya menempati peringkat 4 di Piala Dunia 2003.

Deretan prestasi tersebut jauh lebih baik dibandingkan dengan timnas sepak bola pria Kanada. Julian de Guzman dkk hanya menempati peringkat 115 FIFA dan hanya sekali lolos ke Piala Dunia 1986. Itu pun langkah mereka terhenti di fase grup. Cerita Kanada tak berbeda jauh dengan Amerika Serikat (AS). Bedanya, sepak bola wanita AS jauh lebih baik dibandingkan Kanada.

Sama-sama bukan olahraga nomor satu di AS, ditambah prestasi timnas sepak bola pria yang “belum bersinar”, Christie Rampone sudah menghadirkan kebanggaan. Bersama Jerman, AS menjadi kolektor gelar terbanyak dengan dua trofi. Kecantikan para pemain mereka juga menghadirkan magnet tersendiri di lapangan dan menjadi buruan kamera media.

Pada tahun ini, AS mengusung misi menjadi terbaik. Pasukan Jillian Ellis ingin mengakhiri ketidakberuntungan di final Piala Dunia 2011 saat dikalahkan Jepang lewat adu penalti.

“Bagi saya, tahun 2011 hanya sebuah kekecewaan. Sekarang, semua pemain di tim ini percaya Piala Dunia tahun ini akan menjadi milik kami, setidaknya jika melihat persiapan yang dilakukan,” kata gelandang AS Tobin Heath.

Ma’ruf
(ftr)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
8 jam yang lalu
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
9 jam yang lalu
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
9 jam yang lalu
Ole Romeny Bawa Timnas...
Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Unggul Cepat atas Mozambik
9 jam yang lalu
Susunan Pemain Timnas...
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik: Marselino dan Ole Romeny Ujung Tombak
10 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
11 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved