Kontribusi Lini Tengah Spanyol Menurun

Kamis, 11 Juni 2015 - 10:22 WIB
Kontribusi Lini Tengah...
Kontribusi Lini Tengah Spanyol Menurun
A A A
MADRID - Selama ini Spanyol dikenal tim memiliki lini tengah yang kreatif dan kerap berkontribusi besar terhadap hasil positif di setiap pertandingan.

Namun, seiring berjalannya waktu, kemampuan mereka semakin menurun, khususnya dalam hal produktivitas. Dalam beberapa bulan terakhir, Spanyol memang tengah berusaha memperbaiki reputasi mereka yang hancur lebur di Piala Dunia 2014. Meski tidak mengalami kendala berarti kala berhadapan dengan tim-tim medioker,La Furia Rojajustru kesulitan ketika bertemu lawan-lawan yang sepadan.

Dari tiga laga uji coba melawan Prancis, Jerman, dan Belanda, Spanyol memperoleh hasil yang sama, yakni kekalahan dan gagal mencetak gol. Hasil minor yang dialami Spanyol rupanya tidak bisa dilepaskan dari menurunnya produktivitas lini tengah mereka. Hingga kesuksesan menjuarai Piala Eropa 2012, para pemain lini tengah memberikan kontribusi sebesar 42,6% dari gol di 61 pertandingan yang dipimpin Pelatih Vicente del Bosque. Namun, sejak itu kinerja lini tengah Spanyol terus menukik tajam.

Dari 31 pertandingan, mereka hanya mampu menyumbangkan 31,5% dari gol. Uniknya, dari beberapa nama, Santi Cazorla mencetak gol lebih banyak sejak 1 Juli 2012. Pemain Arsenal tersebut mengungguli David Silva (4), Andres Iniesta serta Xabi Alonso. Situasi serupa juga dialami oleh Cesc Fabregas. Dia yang menjadi salah satu andalan utama Spanyol dalam mencetak gol di Piala Eropa 2012 sejauh ini hanya mengoleksi tiga gol.

Namun, tidak semua pemain kehilangan ketajamannya, salah satunya Juan Mata. Gelandang Manchester United tersebut telah mencetak 10 gol dari 34 penampilan bersama Spanyol. Sayangnya, Mata tidak terlalu sering tampil reguler. Tercatat, dia hanya tampil empat kali sebagai starter dengan total penampilan 1.286 menit. Kendati begitu, Mata tidak berkecil hati. Mantan pemain Valencia dan Chelsea itu mengungkapkan keinginannya untuk membela Spanyol di Piala Eropa 2016.

Dia optimistis jika mampu menunjukkan performa konsisten bersama MU, pintu tim nasional akan selalu terbuka untuknya. ”Rasa antusiasme dan keinginan untuk kembali tim nasional saya tetap sama. Bisa memperkuat Spanyol di Piala Eropa 2016 di Prancis merupakan sebuah tantangan bagi saya,” papar Mata, dilansir Marca.

Alimansyah
(ars)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
3 jam yang lalu
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
3 jam yang lalu
Lolos Final Indonesia...
Lolos Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Apresiasi Dukungan Badminton Lovers
3 jam yang lalu
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
7 jam yang lalu
Shin Tae-yong Jadi Pelatih...
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija?
8 jam yang lalu
Jadwal Final Indonesia...
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Gelar Perdana
8 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved