Brasil dan Argentina Dimanja Panitia

Selasa, 16 Juni 2015 - 09:42 WIB
Brasil dan Argentina...
Brasil dan Argentina Dimanja Panitia
A A A
SANTIAGO - Kesenjangan hadir di Copa America 2015. Sejumlah kontestan mengeluhkan perlakuan istimewa panitia terhadap Argentina dan Brasil. Ketimpangan tersebut terlihat pada markas para peserta.

Penyelenggara menyepakati permintaan La Albicelesteuntuk menyediakan akomodasi nyaman selama tinggal di La Serena. Di penginapan Lionel Messi dkk dipasang layar lebar dan kecepatan jaringan wifi tinggi. Lapangan latihan juga selalu dijaga kemulusannya. Kondisi berbeda terdapat di basis negara lain, salah satunya Ekuador.

Pelatih Gustavo Quinteros terpaksa batal menggunakan fasilitas Colo-Colo, salah satu klub tenar Cile, karena buruknya lapangan. Bolivia melontarkan keluhan sama di Vina del Mar. Semula pasukan Mauricio Soria berniat mempersiapkan diri di salah satu klub lokal, Everton, yang disediakan panitia.

Namun, Bolivia memutuskan berlatih di Santiago Wanderers setelah membandingkan kondisi kedua prasarana. Juara bertahan Uruguay turut melontarkan protes menyangkut keamanan. Edinson Cavani dkk kecewa karena aparat tidak mensterilisasi tempat mereka tinggal. Pemain harus melewati lobi hotel untuk menuju ruang makan.

Alhasil, anak asuh Oscar Tabarez “terganggu” puluhan fans yang memadati area. Situasi berbeda terlihat di markas Argentina dan Brasil.Pemain kedua negara ini memiliki ruang bergerak bebas dengan fanshanya bisa menyaksikan dari jauh. Meski terkesan sepele, perbedaan perlakuan ini berpotensi memengaruhi konsentrasi para peserta. Dampaknya pun terpapar.

Dimanja penyelenggara, Brasil membuka kampanye Grup C seusai menaklukkan Peru 2-1 di Estadio Municipal German Becker, Temuco, dini hari kemarin. Neymar menjadi bintang setelah menyumbang gol dan assistbagi Douglas Costa. Kemenangan ini membawa pasukan Dunga ke puncak klasemen.

Mereka unggul produktivitas gol atas Venezuela, yang secara mengejutkan menumbangkan Kolombia 1-0 di Estadio El Teniente, Rancagua. Bintang-bintang tenar Kolombia seperti Radamel Falcao, James Rodriguez, dan Juan Cuadrado tidak kuasa mencegah kekalahan yang disebabkan gol Salomon Rondon.

Harley ikhsan
(bbg)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
14 menit yang lalu
Menebak Taktik Andoni...
Menebak Taktik Andoni Iraola di Liverpool: Pressing Agresif hingga Sepak Bola Chaos
1 jam yang lalu
Iraola Resmi Jadi Pelatih...
Iraola Resmi Jadi Pelatih Anyar Liverpool
1 jam yang lalu
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
10 jam yang lalu
Timnas Indonesia Tekuk...
Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19 2026
10 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
10 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved