Dua Tim Unggulan Tersingkir

Jum'at, 26 Juni 2015 - 10:05 WIB
Dua Tim Unggulan Tersingkir
Dua Tim Unggulan Tersingkir
A A A
OLOMOUC - Digadang-gadang sebagai kandidat juara Piala Eropa U-21/2015, Italia dan Inggris justru tidak mampu memperlihatkan kualitas terbaik.

Langkah kedua tim tersebut harus terhenti di penyisihan grup. Pada laga yang berlangsung di Andruv Stadion, dini hari kemarin, Italia memang sukses mengalahkan Inggris 3-1. Namun, tiga gol yang disumbangkan Andrea Belotti di menit ke-25 serta dua gol Marco Benassi (27 dan 72) tidak berarti apa-apa setelah laga penyisihan Grup B lainnya antara Portugal melawan Swedia berakhir 1-1.

Tiket semifinal pun akhirnya menjadi milik Portugal dan Swedia. Portugal menjadi juara Grup B dengan nilai 5, sedangkan Swedia sebagai runner-up dengan nilai 4. Meski meraih nilai 4, Italia harus finis di urutan ketiga dan tersingkir karena kalah head to head kontra Swedia. Sementara Inggris berada di dasar klasemen dengan nilai 3.

Di babak semifinal yang berlangsung, Sabtu (27/6), Portugal akan berhadapan dengan Jerman, sedangkan Swedia ditantang Denmark. Buat Italia, hasil ini menandai penurunan prestasi mereka. Maklum, pada Piala Eropa U-21/2013, tim berjuluk Azzurini itu mampu menembus babak final.

Kegagalan tersebut sekaligus memupus harapan Italia merengkuh gelar Piala Eropa U-21 keenam sepanjang sejarah setelah 1992, 1994, 1996, 2000, dan 2004. “Ini sangat menyakitkan dan bahkan lebih, khususnya jelang 10 menit terakhir pertandingan saat Portugal unggul 1-0 atas Swedia. Kekalahan ini sangat menyakitkan,” kata pilar Italia Benassi, dilansir Football Italia.

Selain Italia, nasib serupa dirasakan Inggris. Hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke semifinal, perjalanan The Young Lions di Piala Eropa U-21/2015 berakhir tragis setelah takluk 1-3 dari Italia. The Young Lions harus meninggalkan Republik Ceko dengan menempati dasar klasemen akhir Grup B. Bagi Inggris, ini ketiga kali secara beruntun mereka terhenti di babak penyisihan grup Piala Eropa U-21 setelah pada 2011 dan 2013 mengalami nasib sama.

Menanggapi hasil buruk yang dialami timnya, Pelatih Gareth Southgate menilai Inggris sebenarnya layak mndapatkan hasil yang lebih baik karena memiliki beberapa peluang bagus tapi sayangnya tidak membuahkan hasil.

“Ini kekalahan kejam bagi kami. Tapi, inilah sepak bola. Kami tidak mampu memanfaatkan peluang dengan baik. Kami seharusnya bermain lebih detail dan berkonsentrasi penuh. Dua gol Italia yang dicetak hanya berselang dua menit menjadi titik balik pertandingan,” tandasnya.

Alimansyah
(ftr)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Menang, Fajar/Fikri Tumbang
8 jam yang lalu
Adaptasi Cepat Jadi...
Adaptasi Cepat Jadi Modal Timnas Futsal U-17 Indonesia Menuju Spanyol
12 jam yang lalu
TC Timnas Futsal Indonesia...
TC Timnas Futsal Indonesia U-17 Digeber Jelang Beraksi di Spanyol
12 jam yang lalu
Dukung Skuad Garuda...
Dukung Skuad Garuda di POLYTRON Indonesia Open 2026, Ini Link Streaming VISION+
12 jam yang lalu
Deretan Laga Tim Nasional...
Deretan Laga Tim Nasional Dunia dalam Ajang Sportacular International Match, Live Streaming di VISION+
12 jam yang lalu
5 Faktor Peraih Golden...
5 Faktor Peraih Golden Boot Piala Dunia, Siapa Penyerang Tersubur di Edisi 2026
15 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved