Ayam Kinantan Kebut Evaluasi Tim

Kamis, 30 Juli 2015 - 08:22 WIB
Ayam Kinantan Kebut...
Ayam Kinantan Kebut Evaluasi Tim
A A A
MEDAN - PSMS Medan tancap gas. Waktu yang tersisa sebelum Piala Kemerdekaan 2015 digelar 15 Agustus mendatang, dimanfaatkan Ayam Kinantan untuk evaluasi tim.

Pelatih Kepala PSMS Medan Suharto AD menegaskan mundurnya Piala Kemerdekaan menjadi keuntungan bagi PSMS. “Kalau persoalan teknis, mundurnya jadwal Piala Kemerdekaan tidak berpengaruh. Menurut saya, bagus. Kami bisa memperbaiki kekurangan tim yang masih ada,” ujarnya.

Namun, dengan mundurnya jadwal kick-off, jajaran pelatih pun harus memilih program bagi pemain menunggu turnamen bergulir. Dalam hal ini, pelatih berkepala plontos itu tak memusingkan. Pasalnya, program yang telah disusun akan kembali diterapkan kepada Fiwi Dwipan dkk pada menu latihan rutin. “Kami harus menyiasati latihan pemain untuk menunggu kompetisi. Program-program latihan kami benahi. Apa kekurangan tim, itu yang kami fokus perbaiki,” tuturnya.

Evaluasi tim difokuskan pada team work, transisi pemain, dan finishing touch.Tiga persoalan itu yang harus clearsebelum tanggal 2 Agustus mendatang. Suharto mengakui jika tiga persoalan tersebut masih mengganggunya. Namun, dia yakin hal tersebut dapat diperbaiki. Meski demikian, Suharto tak menampik jika mundurnya kick-off Piala Kemerdekaan berpengaruh pada psikis pemain.

Latihan rutin yang digelar hingga kesiapan tim unjuk gigi di turnamen tersebut harus bersabar sedikit. “Mundurnya jadwal pasti membuat psikis pemain terganggu, tapi tidak terlalu besar. Kami pun memberikan pemahaman kepada pemain alasan mundurnya kick-offdan pemain bisa menerima itu,” ujarnya.

Mantan arsitek PS Bintang Jaya itu pun meyakini anak asuhnya masih memiliki ambisi besar tak mau hanya menjadi tuan rumah yang baik penyisihan Grup A. Sebagai tuan rumah, PSMS harus memiliki semangat berlebih tampil di ajang tersebut. “Pemain masih segar dan memiliki ambisi besar di Turnamen Piala Kemerdekaan ini. Ini yang menjadi keuntungan bagi kami. Pemain memiliki semangat yang tinggi,” ujar Suharto.

Piala Kemerdekaan sudah mengalami tiga kali pengunduran waktu. Awalnya akan dilaksanakan 24 Juli, berubah menjadi 1 Agustus. Setelah dilakukan pembicaraan lagi, diundur kembali menjadi 2 Agustus. Terakhir, Tim Transisi memundurkan lagi jadwal pertandingan menjadi 15 Agustus. “Diundur karena adanya rekomendasi dari BOPI, dengan harapan verifikasi terhadap regulator dan peserta dapat dilakukan lebih komprehensif dan integral,” ujar manajemen PSMS Andry Mahyar.

Menurutnya, banyak kendala yang belum terselesaikan menjadi faktor diundurnya ajang tersebut. Belum semua tim yang tampil memenuhi persyaratan yang diminta Tim Transisi. Namun, Andry menegaskan, PSMS sudah lebih dulu mengirimkan persyaratan yang ada. “PSMS sudah jauh hari menyelesaikan persyaratan. Mungkin dalam kondisi seperti ini banyak klub sulit menyelesaikan persyaratan turnamen ini,” pungkasnya.

Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga resmi mengundur jadwal Piala Kemerdekaan 2015 dari 2 Agustus menjadi 15 Agustus. Alasan utama mengundurkan tersebut karena banyak klub belum melengkapi data yang akan diverifikasi. Keputusan ini buntut dari rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Haris dasril
(ftr)
Berita Terkait
Sebanyak 12 Klub Liga...
Sebanyak 12 Klub Liga 1 Ramaikan Persaingan di Nusapay Indonesian Football e-League
INAF Gelar Audiensi...
INAF Gelar Audiensi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Berita Terkini
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
1 jam yang lalu
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
6 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
7 jam yang lalu
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Siap Tampil di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
7 jam yang lalu
Emil Audero Minta Timnas...
Emil Audero Minta Timnas Indonesia Tak Cepat Puas Usai Kalahkan Oman
8 jam yang lalu
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
10 jam yang lalu
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved