Atep-Taufiq Cedera, Level Permainan Belum Maksimal

Minggu, 09 Agustus 2015 - 10:41 WIB
Atep-Taufiq Cedera,...
Atep-Taufiq Cedera, Level Permainan Belum Maksimal
A A A
CIMAHI - Pelatih Persib Bandung Djadjang ”Djanur” Nurdjaman mengaku pasrah dengan kondisi timnya jelang pasukannya menghadapi Arema Cronous pada laga persahabatan yang bakal digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (11/8).

Maklum, dia tak bisa menurunkan tim terbaiknya pada laga bergengsi itu. Ya, kemenangan Persib atas PSAD pada laga uji coba di Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom) Kota Cimahi, kemarin pagi, harus dibayar mahal. Sang kapten Atep Rizal mengalami cedera di bagian atas mata kaki kanannya setelah mendapatkan tekel lawan. Pemilik nomor punggung 7 itu pun harus ditarik keluar digantikan Muhammad Ridwan.

Kondisi ini memperpanjang daftar medis Maung Bandung lantaran sehari sebelumnya Taufiq pun mengalami hal serupa saat melakoni laga uji coba melawan Cilegon United. Taufiq mendapatkan hantaman yang cukup keras dari salah satu pemain lawan yang membuatnya paha kanannya mengalami cedera. Imbasnya, pemilik nomor punggung 8 itu tidak diikutsertakan saat Persib menjalani laga uji coba kedua melawan PSAD.

Meski begitu, dokter tim Persib Bandung M Rafi Ghani menyatakan cedera yang dialami Atep dan Taufiq masih terbilang ringan. Keduanya masih berpeluang besar turun melawan Arema. ”Secara sepintas, tidak ada sesuatu yang serius. Tapi, tetap saya akan lakukan observasi untuk mengetahui sejauh mana kendala yang dialami Atep ataupun Taufiq yang sama-sama mengalami benturan,” ujar dr Rafi kepada KORAN SINDO.

Bukan hanya kondisi medis armadanya yang membuat Djanur khawatir. Performa tim yang masih labil juga membuat sang arsitek ketarketir. Meski mampu memenangkan dua uji coba terkini, Djanur menilai kinerja pasukannya belum maksimal. ”Persib belum siap ke standar permainan kami. Tapi, apa boleh buat kami akan jalani saja (uji coba nanti),” ujar Djanur.

Beberapa upaya telah dilakukan Djanur agar performa anak didiknya kembali ke level terbaiknya, dari mulai latihan pagi dan sore hingga dua kali laga uji coba dijalani. Namun, raut muka pelatih kelahiran Sumedang itu belum menunjukkan kegembiraan.

”Secara permainan memang tidak hilang. Cara permainan kami seperti mengalirkan bola dari kaki ke kaki, dari belakang ke tengah hingga ke depan juga tetap terjaga. Tapi ya itu, belum sempurna. Kurangnya, masih dideterminasi dan kecepatan. Otomatis transisi dari menyerang ke pertahanan masih kurang juga,” tuturnya.

Muhammad ginanjar
(ftr)
Berita Terkait
Sebanyak 12 Klub Liga...
Sebanyak 12 Klub Liga 1 Ramaikan Persaingan di Nusapay Indonesian Football e-League
INAF Gelar Audiensi...
INAF Gelar Audiensi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Berita Terkini
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
2 jam yang lalu
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
3 jam yang lalu
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
6 jam yang lalu
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
11 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
12 jam yang lalu
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved