Kami Membawa Mimpi dan Siap Kejutkan Barca

Selasa, 11 Agustus 2015 - 15:39 WIB
Kami Membawa Mimpi dan...
Kami Membawa Mimpi dan Siap Kejutkan Barca
A A A
TBILISI - Pelatih Sevilla Unai Emery optimistis menatap laga Piala Super Eropa 2015 kontra Barcelona di Boris Paichadze Dinamo Arena, Tbilisi, Georgia, Selasa (11/8/2015) atau Rabu (12/8/2015) pukul 01.45 WIB. Meski tidak difavoritkan, Sevilla tetap membawa mimpi dan bertekad membuat kejutan dengan mengalahkan Barcelona.

Ini kedua kali beruntun Sevilla tampil di Piala Super Eropa. Sebelumnya, jawara Liga Europa 2013/2014 dan 2014/2015 itu melawan Real Madrid di Cardiff City Stadium, Cardiff, 12 Agustus 2014, dan kalah 0-2. Kini, Blanquirrojos kembali bentrok dengan klub La Liga, Barcelona, yang menjuarai Liga Champions musim lalu. (Baca juga: Prediksi Barcelona vs Sevilla: Ajang Balas Dendam Messi cs)

Catatan statistik memang tidak berpihak pada Emery. Dari 19 kali pertemuan dengan Barcelona, Emery belum pernah menang. Tapi, Sevilla bukan tanpa alasan untuk tetap optimistis menantang Barcelona. Sebab, di Piala Super Eropa 2006, klub Andalusia itu sukses menjadi juara setelah mengalahkan Barcelona 3-0 di Stade Louis II, Monaco, 25 Agustus 2006. Reanto Dirnei Florencio, Frederic Kanoute, dan Enzo Maresca menjadi pahlawan kemenangan saat itu.

Kepada laman resmi UEFA, pelatih kelahiran Hondarribia, Spanyol, 3 November 1971, itu mengungkapkan visinya soal laga kontra Barcelona. Berikut petikan wawancaranya.
unai emery
Apa arti penting trofi Piala Super Eropa bagi Sevilla
Pertama, Kami memulai musim dengan peluang memenangkan trofi di laga pertama kami. Barcelona favorit, tapi kami pergi ke sana dengan mimpi, dan bisa membuat kejutan. Jika kami mengalahkan Barcelona, itu akan meningkatkan kepercayaan diri, dan memberi kami motivasi yang dibutuhkan untuk kampanye musim ini.

Barcelona mencatat rekor 9 kali tampil di final Piala Super Eropa (4 juara, 4 runner-up). Musim 2014/2015, mereka meraih treble winners, dan dianggap favorit. Bagaimana Anda bisa mengatasi pasukan Luis Enrique?
Kami harus menemukan cara mengurangi kesenjangan kedua tim, dan ketika kami melakukannya, kami akan gunakan untuk menghentikan Barca. Kami harus mendekati laga ini dengan ide mengatasi perbedaan antara kedua tim.

Bagaimana Anda menyiapkan tim menghadapi Lionel Messi, Luis Suarez, dan lainnya...

Kekurangan kami harus diatasi. Kami juga harus memaksimalkan permainan sendiri sehingga bisa menampilkan permainan terbaik. Dan dalam superioritas mereka, kami mungkin bisa menemukan beberapa kekurangan yang mereka miliki.

Aspek apa yang paling memuaskan dari menjadi pelatih?
Kami semua ingin menang dan kami mencari cara untuk menang. Dengan demikian kami bisa mewujudkan mimpi para fans dan pemain. Itulah kesenangan terbesar pelatih.

Pada bursa musim panas ini Sevilla kehilangan sejumlah pilar seperti Aleix Vidal, Stephane Mbia, dan Carlos Bacca. Bagaimana Anda mengatasi kehilangan pemain kunci...
Ada landasan kerja yang selalu dibangun, dan kemudian ada keadaan yang harus kami pecahkan. Semua persiapan dan keberhasilan yang kami capai, juga untuk kepentingan perkembangan mereka. Jadi, jika terjadi perubahan, itu tidak memengaruhi kami.
Kami pernah memiliki beberapa pemain berkualitas seperti Luis Fabiano, Frederic Kanoute, Christian Poulsen, Daniel Alves. Tapi, tim ini selalu dibangun kembali dengan mengikuti jejak yang sama seperti pemain yang hengkang. Kami ingin terus meningkat dan berkembang meski ada kesulitan yang dihadapi.

Tahun lalu Real Madrid mengalahkan Sevilla di Cardiff sekaligus menandai 11 kemenangan tim Spanyol dari 39 edisi di kompetisi ini. Mengapa Spanyol saat ini menjadi negara yang paling dominan di Eropa?

Madrid dan Barcelona adalah dua tim terbaik di dunia, dan memiliki skuat terbaik. Ada gen kompetitif di Spanyol yang unik di tiap klub Spanyol. Itu memberi kami sesuatu yang ekstra, yang ditunjukkan dalam hasil kami di Eropa. Gen yang kompetitif ini, dikombinasikan dengan pemain bagus, tim yang terorganisasi dengan baik, dan metode pelatihan yang baik. Saat ini Atletico Madrid, Sevilla, dan Valencia juga memiliki faktor tersebut. Ini adalah kekuatan kami, nilai-nilai kami, dan kami ingin menjaga itu.
(sha)
Berita Terkait
UEFA Tebar Ancaman,...
UEFA Tebar Ancaman, Pemain yang Ikut Liga Super Eropa Dilarang Bela Timnas
Minus Kevin De Bruyne,...
Minus Kevin De Bruyne, Man City Songsong Sejarah di Piala Super UEFA
Bayern Muenchen Kampiun...
Bayern Muenchen Kampiun Piala Super Eropa 2020
Menanti Sejarah di Piala...
Menanti Sejarah di Piala Super Eropa 2020
Alasan Bayern Muenchen...
Alasan Bayern Muenchen Layak Juara Piala Super Eropa
Jelang Piala Super Eropa....
Jelang Piala Super Eropa. Jordan: Tidak ada Favorit
Berita Terkini
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
5 jam yang lalu
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
6 jam yang lalu
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
6 jam yang lalu
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
6 jam yang lalu
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
8 jam yang lalu
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Juara, Viktor Lai Taklukkan Istora di Final Indonesia Open 2026
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved