Start Terburuk Mourinho Bersama Chelsea
Senin, 17 Agustus 2015 - 09:55 WIB
Start Terburuk Mourinho Bersama Chelsea
A
A
A
MANCHESTER - Kekalahan 0-3 dari Manchester City yang diderita Chelsea mengguratkan sedikit noda dalam buku sejarah karir Jose Mourinho bersama Chelsea. Ya, kekalahan itu membuat Mourinho hanya memetik poin satu dari dua pertandingan awal Liga Inggris musim 2015/16, terburuk sepanjang karirnya menukangi Chelsea.
(Baca Juga: City Hujani Gawang Chelsea Tiga Gol)
Satu poin itu dipetik Chelsea usai ditahan imbang Swansea City 2-2 di Stamford Bridge, Sabtu (8/8) dua pekan lalu.
Mourinho sendiri pertama kali datang ke Chelsea pada musim 2004/05. Di dua pertandingan awal, dia memetik kemenangan 1-0 atas Manchester United dan 1-0 atas Birmingham City.
Di akhir liga, Chelsea finis sebagai kampiun untuk pertama kalinya sejak musim 1954/55. Gelar Liga Inggris pertama bagi Mourinho di musim pertamanya membesut Chelsea.
Mourinho kemudian mengulangi catatan manisnya di musim kedua. Mengawali dua pertandingan liga dengan memeroleh poin enam berkat kemenangan 1-0 atas Wigan dan Arsenal, Mou membawa Chelsea juara Liga Inggris secara beruntun.
Pada musim 2006/07, Mourinho hanya mendulang poin tiga dari dua pertandingan awal di Liga Inggris setelah menang 3-0 di laga perdana atas Man City dan takluk 2-1 dari Middlesbrough. John Terry dan kawan-kawan pun finis sebagai runner up.
Musim 2007/08 Chelsea mengawali Liga dengan dua kemenangan (3-2 atas Birmingham dan 2-1 atas Reading) dan finis sebagai runner up. Namun di musim inilah, Mourinho tidak menemani Chelsea hingga akhir musim setelah mengundurkan pada September 2007 karena serangkaian hasil buruk.
Selang enam tahun kemudian, Mourinho kembali ke Chelsea. Fans Chelsea pun optimistis timnya bakal menjalani musim fantastis setelah meraih dua kemenangan atas Hull City dan Aston Villa di dua laga awal.
Namun apa daya, Chelsea harus puas finis di tempat ketiga dengan poin 82. Gelar juara sendiri direbut oleh Manchester City.
Di musim 2014/15, trofi Liga Inggris kembali mengisi lemari trofi Chelsea. Kemenangan di dua laga pembuka atas Burnley dan Leicester City diakhiri dengan manis dengan finis sebagai kampiun berkat torehan poin 87.
(Baca Juga: City Hujani Gawang Chelsea Tiga Gol)
Satu poin itu dipetik Chelsea usai ditahan imbang Swansea City 2-2 di Stamford Bridge, Sabtu (8/8) dua pekan lalu.
Mourinho sendiri pertama kali datang ke Chelsea pada musim 2004/05. Di dua pertandingan awal, dia memetik kemenangan 1-0 atas Manchester United dan 1-0 atas Birmingham City.
Di akhir liga, Chelsea finis sebagai kampiun untuk pertama kalinya sejak musim 1954/55. Gelar Liga Inggris pertama bagi Mourinho di musim pertamanya membesut Chelsea.
Mourinho kemudian mengulangi catatan manisnya di musim kedua. Mengawali dua pertandingan liga dengan memeroleh poin enam berkat kemenangan 1-0 atas Wigan dan Arsenal, Mou membawa Chelsea juara Liga Inggris secara beruntun.
Pada musim 2006/07, Mourinho hanya mendulang poin tiga dari dua pertandingan awal di Liga Inggris setelah menang 3-0 di laga perdana atas Man City dan takluk 2-1 dari Middlesbrough. John Terry dan kawan-kawan pun finis sebagai runner up.
Musim 2007/08 Chelsea mengawali Liga dengan dua kemenangan (3-2 atas Birmingham dan 2-1 atas Reading) dan finis sebagai runner up. Namun di musim inilah, Mourinho tidak menemani Chelsea hingga akhir musim setelah mengundurkan pada September 2007 karena serangkaian hasil buruk.
Selang enam tahun kemudian, Mourinho kembali ke Chelsea. Fans Chelsea pun optimistis timnya bakal menjalani musim fantastis setelah meraih dua kemenangan atas Hull City dan Aston Villa di dua laga awal.
Namun apa daya, Chelsea harus puas finis di tempat ketiga dengan poin 82. Gelar juara sendiri direbut oleh Manchester City.
Di musim 2014/15, trofi Liga Inggris kembali mengisi lemari trofi Chelsea. Kemenangan di dua laga pembuka atas Burnley dan Leicester City diakhiri dengan manis dengan finis sebagai kampiun berkat torehan poin 87.
(bbk)