Ditagih Persib, Aher Kapok Ogah Umbar Janji Lagi
Rabu, 19 Agustus 2015 - 11:45 WIB
Ditagih Persib, Aher Kapok Ogah Umbar Janji Lagi
A
A
A
BANDUNG - Janji adalah hutang. Karena hal itulah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) ditagih Persib Bandung yang merasa hutangnya belum dibayar oleh Aher. Orang nomor satu di Jabar itu menjanjikan akan memberikan bonus Rp 1,5 Miliar usai menjadi juara Indonesia Super League (ISL) 2014 lalu.
Aher merasa kapok dan ogah mengumbar janji lagi. Soal tagih janji ini, Persib mengutus pelatih Djadjang Nurdjaman, asisten pelatih Heri Setiawan dan Atep sebagai kapten tim untuk menemui Aher. Sayang kedatangan mereka ke Gedung Sate, Selasa (18/8/2015), siang kemarin tak membuahkan hasil. Aher tidak berada di tempat karena sedang ke Istana Bogor. (Baca juga : Persib Bandung Tagih Janji Aher Cairkan Bonus Rp1,5 Miliar)
Perkara bonus ini sempat menjadi perbincangan yang tidak mengenakan telinga. Pasalnya, manajer Umuh Muchtar diisukan menyelewengkan bonus tersebut.
Disinggung soal kedatangan perwakilan Persib yang ingin menemuinya, Aher mengaku kapok. Ia ogah kembali mengumbar janji untuk berbagai hal.
"Saya kalau dikejar-kejar begini nanti kalau janji hati-hati. Enggak usah janji-janji saja ke depan daripada saya dikejar-kejar begitu. Mau berbuat baik (malah) diudag-udag (dikejar-kejar), capek," cetus Aher Selasa (18/8/2015) malam,
Aher pun kesal karena ia seolah diposisikan sebagai pihak yang tidak menepati janji. Padahal, ia sudah berusaha mewujudkan janjinya. Tapi aturan soal anggaran pemerintah membuat bonus tidak bisa dicairkan kapan saja. "Jangan dibesar-besarkan. Jangan memprovokasi seolah-olah kita bohong," ungkapnya.
"Saya tegaskan anggaran (bonus juara) dianggarkan di APBD Perubahan karena di anggaran murni enggak bisa karena terkendala (aturan) hukum. Itu saja masalahnya," kata Aher.
Disinggung apakah akan bertemu dengan perwakilan Persib, Aher mengaku siap. Ia akan memberi penjelasan rinci soal lamanya pencairan bonus Rp1,5 miliar yang dijanjikan. "Silakan saja. Enggak ada masalah kalau ketemu. Tinggal dijadwalin saja," pungkasnya.
Aher merasa kapok dan ogah mengumbar janji lagi. Soal tagih janji ini, Persib mengutus pelatih Djadjang Nurdjaman, asisten pelatih Heri Setiawan dan Atep sebagai kapten tim untuk menemui Aher. Sayang kedatangan mereka ke Gedung Sate, Selasa (18/8/2015), siang kemarin tak membuahkan hasil. Aher tidak berada di tempat karena sedang ke Istana Bogor. (Baca juga : Persib Bandung Tagih Janji Aher Cairkan Bonus Rp1,5 Miliar)
Perkara bonus ini sempat menjadi perbincangan yang tidak mengenakan telinga. Pasalnya, manajer Umuh Muchtar diisukan menyelewengkan bonus tersebut.
Disinggung soal kedatangan perwakilan Persib yang ingin menemuinya, Aher mengaku kapok. Ia ogah kembali mengumbar janji untuk berbagai hal.
"Saya kalau dikejar-kejar begini nanti kalau janji hati-hati. Enggak usah janji-janji saja ke depan daripada saya dikejar-kejar begitu. Mau berbuat baik (malah) diudag-udag (dikejar-kejar), capek," cetus Aher Selasa (18/8/2015) malam,
Aher pun kesal karena ia seolah diposisikan sebagai pihak yang tidak menepati janji. Padahal, ia sudah berusaha mewujudkan janjinya. Tapi aturan soal anggaran pemerintah membuat bonus tidak bisa dicairkan kapan saja. "Jangan dibesar-besarkan. Jangan memprovokasi seolah-olah kita bohong," ungkapnya.
"Saya tegaskan anggaran (bonus juara) dianggarkan di APBD Perubahan karena di anggaran murni enggak bisa karena terkendala (aturan) hukum. Itu saja masalahnya," kata Aher.
Disinggung apakah akan bertemu dengan perwakilan Persib, Aher mengaku siap. Ia akan memberi penjelasan rinci soal lamanya pencairan bonus Rp1,5 miliar yang dijanjikan. "Silakan saja. Enggak ada masalah kalau ketemu. Tinggal dijadwalin saja," pungkasnya.
(bbk)