Belum Sempurna

Rabu, 09 September 2015 - 09:48 WIB
Belum Sempurna
Belum Sempurna
A A A
GLASGOW - Kunjungan ke Hampden Park menunjukkan pekerjaan rumah Joachim Loew dalam mempersiapkan Jerman untuk Piala Eropa 2016 belum selesai. Torehan dua gol yang diderita Der Panzer dari Skotlandia jadi sumber kekhawatirannya.

Jerman menerima catatan minus tersebut setelah gagal mengantisipasi situasi bola mati, yang berujung gol bunuh diri Mats Hummels dan hadirnya nama James McArthur di papan skor. Beruntung tim tamu memiliki Thomas Mueller. Bomber Bayern Muenchen tersebut menyumbang dua gol dan memberi assistbagi Ilkay Guendogan. Kemenangan 3-2 memperkuat peluang Jerman terbang ke Prancis tahun depan.

Mengoleksi 19 poin, Bastian Schweinsteiger dkk cukup bermain imbang pada pertandingan berikutnya melawan Republik Irlandia, 8 Oktober mendatang. “Mueller tampil bagus. Dia selalu berada di mana seorang striker seharusnya beroperasi, yakni area lima meter,” ujar Loew, dilansir Reuters. Meski berjaya, Loew mengaku masih cemas dengan hilangnya konsentrasi pemain ketika menghadapi set piece.

Dia berharap dapat memperbaiki kelemahan itu di dua laga tersisa Grup D, versus Rep Irlandia dan Georgia. Loew juga punya kesempatan membenahi kelemahan pada uji coba. Sejauh ini Jerman sudah memesan jadwal kontra Prancis, Belanda, Inggris, dan Italia. “Saya senang kami meraih kemenangan.

Laga tadi memang sulit. Kami sudah menduga Skotlandia bakal tampil habis-habisan karena inilah kesempatan terakhir mereka untuk lolos,” ungkap Loew. “Namun, saya cukup terganggu melihat dua gol yang diderita. Anak-anak harus fokus saat situasi bola mati. Kami tidak boleh mengulang kesalahan.”

Di luar itu, Loew tidak memiliki kekhawatiran berarti. Anak asuhnya menunjukkan kualitas tinggi dengan menguasai jalannya pertandingan. Pelatih Skotlandia Gordon Strachan mengakui timpangnya kualitas kedua tim. Harapannya membawa The Tartan Armylolos ke kompetisi besar sejak Piala Dunia 1998 pun menipis.

Skotlandia wajib menumbangkan Polandia dan Gibraltar sembari berharap Rep Irlandia dibekuk Jerman dan Polandia. Jika skenario tersebut terwujud, Darren Fletcher dkk akan menggenggam tiket playoff. “Jerman ibarat petinju kelas berat yang bertemu rival dari kelas ringan. Mereka terganggu karena kami terus melawan. Tapi, pada akhirnya Jerman terlalu kuat,” kata Strachan.

Harley ikhsan
(bbg)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Ronaldo Tulis Sejarah...
Ronaldo Tulis Sejarah di Piala Dunia yang Sulit Disamai Messi
48 menit yang lalu
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
1 jam yang lalu
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
3 jam yang lalu
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
4 jam yang lalu
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
8 jam yang lalu
Infografis
Wilayahnya Berdekatan,...
Wilayahnya Berdekatan, Negara-negara Ini Belum Serang Israel di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved